CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2011

✿. Sudikah Kau Menjadi IMAM ku ??? .✿




 

Nikmatilah Percintaan itu dgn caranya yg terindah

✿`*•.¸¸.•* Pernikahan `*•.¸¸.•*✿
Satu ketika kau bertanya..

.......................
sudikah kau menjadi Makmum
disetiap solatku..
agar solatku lebih bermakna
dan terjaga hendaknya..

........................
sudikah kau menjadi Penjaga
diri dan maruahku
agar hidupku lebih tenang dan bahagia

.........................
sudikah kau menjadi Pendidik
hati dan jiwaku
agar rohaniku terisi hikmahNya
dan akhlakku terjaga hendaknya

..........................
sudikah kau menjadi Pemerhati
setiap gerak dan langkahku
agar aku tahu mana salah dan buruk lakuku

............................
sudikah kau menjadi Peneman
di kala suka dan duka ku
agar satu hari, jika ujian itu dtg
air mataku ada yg menghapuskan..

............................
sudikah kau menjadi Pembela
diriku dan agamaku
agar aku terus berada di atas jln yg benar

.............................
sudikah kau menjadi Penggerak
semangatku..
agar bila aku kelesuan
kau mampu memberi bantuan
walau hanya sekadar senyuman :)

.............................
Sudikah kau menjadi Sahabat
buat diriku..mendengar luahan hatiku
agar aku boleh berbicara apa sj dgn mu
tnpa rasa ragu..

...............................
Sudikah kau menjadi Penghibur
ketika ku kesunyian
agar aku bisa tertawa riang

Satu ketika aku menjawab...

"Ya, Aku sudi..
 kau pilihanku karana ILLAHI
dan Kau juga memilihku kerana petunjuk RABBI"


Tetapi,
aku kembalikan semua ini kepadamu..

................................
sudikah kau terus menjadi IMAM di setiap SOLATKU?

jika aku sudah tidak seperti dulu?

.................................
Sudikah kau pula menjadi
Imam, Penjaga, Pendidik
Pemerhati, Peneman, Pembela
Penggerak, Sahabat dan Penghiburku

Jika suatu ketika nanti
aku sudah tidak mampu lagi menjadi
Makmum di setiap solatmu..

Jika aku sudah tidak mampu lagi
menjagamu,
menemanimu
memerhatikanmu,
mendidikmu
membelamu,
menggerakkanmu
menjadi sahabatmu dan
menghiburkanmu

Sudikah kamu wahai .....................?

Aku percaya..kau masih sudi..

"Kerana Aku pilihanmu kerana ILLAHI
dan Aku juga telah memilihmu kerana petunjuk RABBI"

Nikmatilah Percintaan itu dgn caranya yg terindah

✿`*•.¸¸.•* Pernikahan `*•.¸¸.•*✿

Maafkan Aku Yang Meninggalkanmu Karna-Nya


Dengan nama Allah... sebaik-baik Pemberi Ganjaran.
Namamukah yang tertulis di luh mahfuz sana?
Engkaukah yang bakal menemaniku jalan menuju syurga?
Dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agamaku?


Adakah kau yang tercipta untukku?
Jawab pertanyaanku ini.
Jawab!
Kau takkan pernah dapat memberi jawaban,
Kerna jawabannya bukan di tanganmu,
Tetapi di tangan-Nya.
Di tangan Tuhan kita; Allah,
Tuhanku dan Tuhanmu.
Gelisahku memikirkan dirimu,
Dan ketakutanku memikirkan Tuhanku,


Maafkan aku,
Ketakutanku pada Tuhanku melebihi kegelisahanku memikirkanmu.
Jemput diriku pabila waktunya tiba,
Sebelum sampai saat itu, biarkan aku sendiri bersama Si Dia,
Akan kucipta cinta bersama Dia,
Sebelum kucipta cinta antara kita.
Jadilah dirimu kumbang yang hebat,
Dan doakan aku agar menjadi bunga yang mekar,
Untuk itu, Aku tinggalkan dirimu pada-Nya
Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu,
Tidak ada suatu binatang melata melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya,
Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.
Usah bersedih atas perpisahan sementara ini,
Jika benar aku tercipta untukmu,
Tiada apa yang dapat menghalangnya,
Sebelum saat itu tiba,
Berdoalah pada Allah moga diberi kekuatan,
Mohonlah padanya dengan penuh mengharap.
Yakinlah pada janji Allah!
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) [Surah An Nur: 26]
Sesungguhnya Allah takkan pernah mensia-siakan pengorbananmu,
Bilamana kita tinggalkan semua ini kerana Allah semata,
Yakinlah!
Akan ada sesuatu yang indah untukmu di pengakhiran nanti.
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu,
Daripada yang sekarang (permulaan),
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu ,
Lalu (hati) kamu menjadi puas.
[Surah Ad dhuha: 4 & 5]
Beruntunglah kamu!
Tatkala Allah memilihmu untuk menyedari hakikat perhubungan antara lelaki dan wanita
Allah memilihmu!
Jangan pernah sia-siakan kasih sayang Allah ini.
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya
Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu
Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya
[Surah As Syams: 8-10]
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:
"Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka,
Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan:
"Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih;
dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu
[Surah Fussilat: 30]
Dan tika kamu merasa lemah,
Mohonlah kekuatan dari-Nya,
Allah itu dekat,
Yakin pasti.
Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan,
Maka mohonlah perlindungan kepada Allah,

Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [Surah Fussilat: 36]

Kamu dan aku adalah intan terpilih,
Berdoalah aku kuat dan tabah untuk menjaga kilauanku,
Berdoalah tiada sang kumbang durjana merusakkannya sebelum yang halal tiba,
Aku juga sentiasa mendoakanmu agar dalam peliharanya,
Sentiasa.

Rabu, 29 Desember 2010

Ketika akhwat jatuh cinta

View Image

Akhwat jatuh cinta...
Tak ada yg aneh, mereka jg adalah manusia.
Bukankah cinta adalah fitrah manusia?
Tak pantaskah akhwat jatuh cinta?
...Mereka jg punya hati dan rasa...

Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya?
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...
Namun sebaliknya...
Ketika akhwat jatuh cinta...
Yg mereka rasakan adalah penyesalan yg amat sangat, atas sebuah hijab yg tersingkap.
Ketika lelaki yg tak halal baginya, bergelayut dlm alam fikirnya, yg mrk rasakan adalah ketakutan yg bgt besar akan cinta y gtak suci lg..
Ketika rasa rindu mulai merekah d hatinya, y mereka rasakan adalah kesedihan yg tak terperih akan sbuah asa yg tak semestinya..

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu..
Yang ada adalah malam2 yg di penuhi air mata penyesalan atas cintaNya yg ternodai..
Yg ada adalah kegelisahan, karna rasa yg salah arah..
Yg ada adalah penderitaan akan hati yg mulai sakit..

Ketika akhwat jatuh cinta..
Bukan harapan untuk brtemu yg mreka nantikan, tapi yg ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dri orang tersebut
Tak ada kata2 cinta, dan rayu.. Yg ada adalah kehawatiran yg amat sangat akan hati yg mulai merindukan lelaki yg blm halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya..
Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yg tak mampu lagi memberiny ketenangan di wajahnya yg dulu teduh..
Mrk akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya.. Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mrk lakukan..

Alangkah kasihannya jika akhwat jatuh cinta.. Krn yg ada adalah penderitaan..

Tapi ukhti.. Bersabarlah.. Jadikan ini ujian dr Rabbmu..
Matikan rasa itu secepatnya..
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia..
Pasang duri dlm hatimu agar rasa itu tak tumbuh bersemai..
Cuci dgn air mata penyesalan akan hijab yg tersingkap..
Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah padaNya..
Pupusny rasa rindu padanya dan kembalikan dlm hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu..

Ukhti.. Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya.. Krn bila memang kalian di takdirkan bersama, maka tak akan ada yg dpt mencegah kalian bersatu..
Tp ketahuilah, bgmn pun usaha kalian utk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu..

Ukhti.. Bersabarlah.. Biarkan Allah yg mengaturnya.. Maka yakinlah.. Semuanya akan baik-baik saja..

Senin, 20 Desember 2010

S.A.H.A.B.A.T




 






 



Arti Sahabat
Kalau ada pertanyaan tentang apa sih arti seorang sahabat, coba baca ini :

Kamu tau arti sahabat, apa berbedaanya dengan teman ?
Sahabat adalah orang yang paling dipercaya, yang bisa diajak cerita tentang masalah kita, yang ada di saat kita butuh atau bahkan saat kita tidak butuhpun sahabat ada disamping kita untuk menemani kita. Seorang sahabat sejati sulit sekali untuk kita cari atau kita jumpai, karena mencari sabat sejati itu memang bener-bener sangat sulit.

Teman adalah seseorang yang kita kenal dan seseorang yang bisa kita jumpai disaat tertentu atau tidak selamanya kita jumpai. Mencari teman itu mudah bahkan sangat mudah, kita cuma menemui orang yang tidak kita kenal, lalu mengajaknya kenalan, ketika sudah kenal maka ia sudah bisa kita anggap sebagai teman.

Sahabat adalah seseorang yang kalau kita lagi sedih ia bisa membuat kita tersenyum sementara ketika kita senang dia akan lebih senang dari kita. Yap, rasanya nggak terlalau berlebihan kalau keberadaan seorang sahabat emang sangat istimewa, Ia menjadi zat penting yang memberi warna dalam kehidupan kita. So, punya sahabat bukan lagi sebuah keharusan melainkan kebutuhan, pasti anda setuju bukan? Nah buat kamu yang sampai detik ini belum menemukan seseorang yang cocok intuk menjadikan sahabat, coba deh lebih keras lagi berusaha mencarinya. Punya sahabat itu ga ada ruginya, malah akan lebih banyak rezeki he…, sebab sekali lagi sahabat membuat hari-hari anda akan lebih hidup dan bermakna. Ga percaya, kalo gitu coba deh baca point-point berikut, dijamin kamu akan termotivasi untuk mencari sebanyak-banyaknya. Itu pun kalau kamu bisa menyimaknya bukan sekadang baca doang.

Sahabat itu teman curhat, ngga ada istialh stress ketika dirundung masalah, seberat apapun masalah itu kalau kita punya sahabat. Dalam hal ini sahabat bisa menjadi tempat berbagi cerita, teman curhat, yang nyaman. Kita bisa ngungkapin semua perasaan kita selain kepada keluarga (kalau jauh dari keluarga) atau pacar (sebaiknya jangan) yaitu kepada sahabat kita. Sahabat itu adalah dewa penolong. Butuh bantuan, butuh pertolongan kenapa engga lari ke sahabat. Siapa tau dia bisa bantu, bisa kasih solusi, atau paling tidak sekedar opini. Tapi bukan berarti setiap masalah harus lari ke sahabat, yang paling baik dan utama adalah dengan menyelesaikannya dengan sendiri, baru ke keluarga terus orang terdekat yaitu sahabat dan tidak lupa minta kepada yang di atas. Belajar mandiri ceritanya.

Sahabat itu orang yang yambung diajak ngobrol, enak diajak diskusi, teman berbincang yang menyenangkan dan semua itu akan tercapai manakala kamu bisa saling mengenal kepribadiannnya masing-masing (takut orangnya suka ngomongin rahasia orang, gawat men…), Sahabat itu orang yang dengan kelapangan hatinya bisa mengerti kita, dengan keterbukaan tangannya bisa menerima kita apa adanya, tanpa pernah berusaha mempengaruhi apalagi mengubah keadaan kita.

Sahabat itu cermin bagi diri kita, rujukan tempat kita mengekspresikan diri. Sahabat itu seperti tubuh, bila tubuh kita salah satu sakit, maka yang lain akan merasa sakit. Misalnya kalau kaki kita terantuk batu, pasti dengan mulut refleks akan bilang “aduh”, tangan langsung mengusap dan mengobatinya, tanpa diminta dan tanpa disuruh, begitu juga seorang sahabat dia akan punya kesadaran diri kalau sahabatnya sedang dalam kesulitan, dan itu dilakukan atas dasar keikhlasan bukan paksaan apalagi pamrih, ya seperti tubuh kita yang sakit tadi.

Kalau begitu, siapa sahabat kamu?

Minggu, 19 Desember 2010

☆.★ “Sahaßat seJat!” ★.☆

 
Terdapat dua orang sahabat baik bernama John dan Andy. Mereka dari kecil telah bermain bersama, sekolah bersama, melakukan kenakalan bersama, pada dasarnya hampir segala sesuatu mereka lakukan secara bersama. Pada saat mereka memasuki umur remaja pecahlah perang dunia ke-2. Pemuda-pemudi yang tangguh diwajibkan untuk ikut wajib militer membela negaranya, tidak terkecuali John dan Andy. Mereka mendapat pangkat letnan dua dan ditugaskan di garis depan medan perang.
Pada suatu pagi berkabut hendak dilakukan serangan mendadak menuju tempat musuh dipimpin oleh kapten mereka. Pada saat mereka mengendap-endap menuju tempat musuh mentari pagi bersinar dengan cerahnya dan menghapus kabut yang menyelubungi mereka. Kontan musuh yang melihat mereka segera menembak dengan membabi- buta. Maka lari tunggang-langganglah mereka semua termasuk John dan Andy.
Sesampainya mereka semua dimarkas ternyata John tidak ada, maka dengan segera Andy meminta ijin pada kaptennya untuk kembali ke wilayah musuh mencari John. Namun sang kapten menolak sambil berkata,” Untuk apa kau kembali lagi kesana, mungkin dia sudah mati dan kaupun bakal tertembak musuh.” Namun Andy tidak menghiraukan perintah tersebut dan tetap kembali untuk mencari John.
Selang setengah jam kemudian Andy kembali dengan berlumuran darah sendirian. Sang kaptenpun marah besar,” Apa kubilang, John tidak kembali dan kaupun tertembak. Sungguh sia-sia” kata sang kapten. “Tidak sia-sia, karena aku mendengar kata-kata terakhirnya,” kata Andy. “Omong kosong,” kata sang kapten sambil berlalu.
Namun karena rasa ingin tahu sang kapten maka dia kembali lagi ke tempat Andy dan bertanya,” Memangnya apa yang dia katakan, sampai kau rela mempertaruhkan nyawamu?”. “Saya tahu kau pasti akan kembali mencariku,” itulah kata-kata terakhirnya dan dia mengatakannya sambil tersenyum dengan puas.
Memang tidak mudah untuk mencari sahabat sejati, karena kita tidak akan pernah bisa menebak isi hati dan pikiran orang lain. Bahkan seorang ibu pun tidak bisa mengetahui apa yang ada dalam pikiran anaknya walaupun dia yang melahirkan tubuh anaknya.
Sebaliknya teman begitu mudah untuk dicari namun hal itu tidaklah kekal. Mereka akan bersama Anda saat ada kepentingan dan di saat sedang ada kegembiraan, namun saat giliran duka sedang menaungi Anda mereka satu demi satu akan meninggalkan Anda. Disinilah kita bisa mengetahui siapa sahabat sejati Anda.
Namun sahabat janganlah Anda uji, karena dia telah memberi tempat khusus di hatinya untuk Anda, saat diuji maka Anda akan kehilangan tempat tersebut. Biarlah seleksi alam yang menentukan siapa sahabat sejati Anda, saat Anda sedang jatuh dia akan tetap bersama Anda, saat dia sedang kesulitan Anda akan menolongnya tanpa pamrih. Bila Anda telah menemukannya Anda harus menjaga berlian tersebut baik-baik karena Anda mungkin tidak akan menemukan berlian yang lain.
Saya sering mendengar dan membaca cerita bahwa persahabatan putus karena masalah uang dan cinta, dan saya sering tertawa setelah mendengar / melihatnya karena menurut saya itu adalah omong kosong. Seorang sahabat sejati tidak akan menukar hati sahabatnya dengan uang bahkan untuk wanita/pria sekalipun, bahkan bila mereka telah berkeluarga tetap akan saling kontak.
Tidak ada teori tetap yang bisa merumuskan seorang sahabat sejati untuk Anda, namun bila saatnya tiba Anda akan mengetahui dengan sendirinya. Seperti sebuah pepatah cina yang menyebutkan ‘bisa bertemu merupakan jodoh’.
Tentunya bukan dalam konteks cowo-cewe, bisa saja antar cowo maupun antar cewe dan belum tentu harus kawin dan saling menyukai, bisa saja seorang sahabat sejati justru adalah rival Anda, dia akan banyak bergesekan dengan Anda tapi hal tersebut justru membuat Anda makin sering bersua dengannya, berkompetisi sehingga saling memajukan, dan kembali ke ciri klasik bahwa dialah yang akan menolong Anda saat sedang jatuh walaupun terkadang rival Anda ini terlalu angkuh tuk mengakuinya.
Semoga Anda mampu menemukan sahabat sejatimu Ingatlah selalu bahwa sahabat sejati layak untuk diperjuangkan
 
View Image

Selasa, 14 Desember 2010

♥.♥ "Coretan tuk Calon IstriKu" ♥.♥


Assalamualaikum warohmatulloh Wabarokatu ....

Untukmu, Calon isteriku..

Tangan ini mula menulis apa yang telah dirangkai oleh hati ini di dalam kalbu. Aku mulai tertanya-tanya adakah aku sudah seharusnya mula mencari sebagian diriku yang hilang. Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu tetapi atas keinginan seorang muslim mencari sebagian agamanya. Acap kali aku mendengar bahwa ungkapan "Kau tercipta untukku."

Aku awalnya kurang mengerti apa sebenarnya arti kalimah ini kerana diselubungi jahiliyah. Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku, baru kini aku mengerti bahwa pada satu hari nanti, aku harus mengambil satu tangungjawab yang sememangnya diciptakan khas untuk diriku, iaitu dirimu. Aku mulai mempersiapkan diri dari segi fizik, spiritual dan juga intelektual untuk bertemu denganmu.


Aku menginginkan pertemuan kita yang pertama aku kelihatan 'sempurna' di hadapanmu walaupun hakikatnya masih banyak lagi kelemahan diri ini. Aku coba mempelajari eati dan hakikat tanggungjawab yang harus aku galas ketika dipertemukan dengan dirimu. Aku coba membataskan perbicaraanku dengan gadis lain yang hanya dalam lingkaran urusan penting kerana aku risau aku menceritakan rahsia diriku kepadanya kerana seharusnya engkaulah yang harus mengetahuinya kerana dirimu adalah sebahagian dariku dan ianya adalah hak bagimu untuk mengetahui segala zahir dan batin diriku ini.


Apabila diriku memakai kopiah, aku digelar ustaz. Diriku diselubungi jubah, digelar syeikh. Lidahku mengajak manusia ke arah makruf digelar da'i. Bukan itu yang aku pinta kerana aku hanya mengharapkan keredhaan Allah. Yang aku takuti, diriku mula didekati oleh wanita kerana perawakanku dan perwatakanku. Baik yang indah berhijab atau yang ketat bert-shirt, semuanya singgah disisiku. Aku risau imanku akan lemah. Diriku tidak dapat menahan dari fitnah ini. Rasulullah S.A.W pernah bersabda, "Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih bahaya untuk seorang lelaki melainkan wanita."


Aku khuatir amalanku bukan sepenuhnya untuk Rabbku tetapi untuk makhluknya. Aku memerlukan dirimu untuk menghindari fitnah ini. Aku khuatir kurangnya ikhlas dalam ibadahku menyebabkan diriku dicampakkan ke neraka meninggalkan kau seorang diri di syurga. Aku berasa bersalah kepada dirimu kerana khuatir cinta yang hak dirimu akan aku curahkan kepada wanita lain. Aku sukar untuk mencari dirimu kerana dirimu bagaikan permata bernilai di antara ribuan kaca menyilau. Tetapi aku pasti jika namamu yang ditulis di Luh Mahfuz untuk diriku, nescaya rasa cinta itu akan Allah tanam dalam diri kita. Tugas pertamaku bukan mencari dirimu tetapi mensolehkan diriku. Sukar untuk mencari solehah dirimu andai solehku tidak setanding dengan ke’solehah’anmu. Janji Allah pasti kupegang dalam misi mencari dirimu. "Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik."


Jiwa remaja ku ini mula meracau mencari cinta. Matang kian menjelma dan kehadiran wanita amat terasa untuk berada di sisi. Setiap kali aku merasakannya, aku mengenangkan dirimu. Di sana engkau setia menunggu diriku, tetapi di sini aku curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana. Sampaikan doamu kepada diriku agar aku dapat menahan gelora kejantananku disamping aku mengajukan sendiri doa diperlindungi diri.

Bukan harta,rupa dan keturunan yang aku pandang dalam mencari dirimu. Cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita. Saat di mana aku bakal melamarmu, akan ku lihat wajahmu sekilas agar mencipta keserasian diantara kita kerana itu pesan Nabi kita. Tidak perlu alis mata seakan alis mata unta, wajah bersih seakan putih telur ataupun bibir merah delima tetapi cukup cuma akidah sekuat akar, ibadah sebagai makanan dan akhlak seindah budi.


"Kahwinilah isteri kerana empat perkara; keturunan, harta, rupa dan agama. Dan jika kau memilih agama, engkau tidak akan menyesal.” Jika aku dipertemukan dengan dirimu, akan ku jaga perasaan kasih ini supaya tidak tercurah sebelum masanya. Akan ku jadikan syara’ sebagai pendinding diri kita. Akan ku jadikan akad nikah itu sebagai cop halal untuk mendapatkan dirimu. Biarlah kita mengikuti nenek moyang kita, Nabi Adam dan Siti Hawa yang bernikah sebelum disatukan agar kita dapat menikmati kenikmatan perkahwinan yang menjanjikan ketenangan jiwa, ketenteraman hati dan kedamaian batin.

Doakan diriku ini agar tidak berputus asa dan sesat dalam misi mencari dirimu kerana aku memerlukan dirimu untuk melengkapkan sebahagian agamaku.


Dariku, Calon suamimu.

Senin, 06 Desember 2010

~"~ istR! yaNg membahag!akan suam!Nya ~"~


Saudariku Muslimah…
Istri yang shalihah mempunyai sifat-sifat yang istimewa dan kriteria yang yang sangat jelas. Diantara inti dari kriteria tadi adalah tiga yang prinsipil, hal itu terkandung dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sebaik-baik wanita adalah yang membahagiakanmu tatkala kamu memandangnya dan mentaatimu tatkala kamu memerintahkannya serta menjaga harga dirinya dan hartamu tatkala kamu tidak ada”. ( Hadits shahih. Dikeluarkan oleh Al Hakim (2/161, Ath-Thabrani seperti yang ada dalam Al Majma’ (4/237) dari hadits Ibnu Salam. Dikeluarkan juga oleh Imam Ahmad (2/251) dan An-Nasai seperti hadits tadi dari Abi Hurairah).
Bila kalian renungkan tiga sifat yang ada dalam hadits tadi maka akan kalian dapati bahwa itu semua adalah sebaik-baik yang diidamkan oleh tiap orang laki-laki dari orang perempuan.

Istri yang membahagiakan suami

Inilah sifat yang pertama kali yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar supaya tiap-tiap perempuan yang beriman dan bertakwa bisa menggapai kebahagiaan rumah tangga.
Inilah sifat yang mengantarkan seorang perempuan muslimah kedalam kehangatan cinta suaminya kepada dirinya serta kebahagiaannya dengannya juga kebahagiaan seorang perempuan dengan suaminya.

Saudariku Muslimah…
Sesungguhnya kesempurnaan fisik adalah sesuatu yang diidam-idamkan oleh semua manusia yang berakal, baik lelaki maupun perempuan. Islam pun datang untuk mewujudkan kesempurnaan akhlak, akal dan fisik.
Wahai muslimah, hendaknya engkau menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilanmu, memperindah keadaanmu di depan suamimu dan lakukanlah itu semua dengan hal-hal yang telah Allah bolehkan dan halalkan seperti pakai inai pada kuku atau memakai celak untuk mata ataupun memakai emas serta yang lainnya.
Istri yang shalihah adalah istri yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan suaminya walau hanya dengan sekedar pandangan mata kepadanya.
Seorang lelaki bergelut dengan kejamnya kehidupan, badannya merasa letih dan kadang jiwanya pun tertekan dengan banyaknya beban pekerjaan. Dia menunggu untuk kembali –pada- hal menunggu lebih panas dari pada bara- ke rumahnya untuk menghirup udara segar, kembali dan istirahat. Bila dia masuk rumah dengan sangat letih lalu menjumpai istrinya dalam keadaan tidak sedap di pandang. Kalau demikian berarti engkau telah gagal pada awal tahapan suami istri.
Di sini ada suatu pertanyaan, kenapa itu suatu kegagalan?
Yang terjadi di sini, bahwa sang suami akan sangat tertekan dan dia akan mencari-cari sebab untuk memarahimu, baik dengan perkataan atau perbuatan. Namun tatkala sang suami pulang ke rumahnya mendapati sesuatu yang menyenangkannya dan membahagiakannya serta menyegarkan dadanya, maka dia dengan segera lupa tekanan jiwanya dan keletihan badannya.
Faktor yang paling kuat untuk mendorong cintanya seorang laki-laki terhadap istrinya adalah bahagia dan senangnya tatkala memandang kepadanya. memandang kekasih dalam keadaan yang sangat indah dan menawan adalah faktor yang paling kuat untuk mengokohkan cintanya dalam hati.
Karena itulah, seorang muslimah hendaknya sangat hati-hati agar jangan sampai pandangan suaminya tertuju kepada sesuatu yang tidak disukainya, baik bau yang tidak sedap maupun pandangan yang tidak enak atau yang lainnya, merujuk kepada riwayat Shalafush Shalih dalam hal ini, Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya saya berhias untuk istriku sebagaimana dia juga berhias untukku, saya suka untuk menunaikan kewajibanku yang harus kuberikan kepadanya dengan baik dan hal ini secara otomatis menuntut dia untuk menunaikan kewajibannya kepadaku, karena Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman: “Dan wanita mempunyai hak yang seimbang menurut cara yang ma’ruf”. (QS. Al Baqarah : 228). Berdandan dengan sesuatu yang tidak mengandung dosa.
Para penulis sejarah dan biografi mengatakan: “Bahwa ada seorang suami yang acak-acakan rambutnya dan berdebu badannya masuk ke Khalifah Umar bin Al Khathtab Radhiallahu anhu bersama istrinya, istrinys berkata: “Bukan saya dan bukan ini (ia tidak suka) juga bukan dia wahai Amirul Mukminin”.
Umar pun mengetahui dari ucapannya bahwa ia membenci suaminya, maka beliau mengutus seseorang kepada suaminya agar supaya dia mau berdandan dengan menyisir rambutnya, memotong kukunya dan memperindah kerapiannya. Maka tatkala tiba baginya untuk menemui istrinya, maka sang istri merasa asing darinya. Lalu ia kabur darinya, namun setelah ia mengenali suaminya maka ia menerimanya dan menarik kembali tuduhannya.
Umar Radhiallahu anhu mengatakan: “Begitulah seharusnya kalian bebuat untuk mereka. Demi Allah mereka suka kalian untuk berdandan untuk mereka sebagaimana kalian suka mereka berdandan untuk kalian”.

Saudariku Muslimah…
Lihatlah bajumu sebelum datangnya suamimu, tanyakanlah kepada dirimu sendiri pertanyaan berikut ini: Apakah suamiku akan bahagia melihatku dalam keadaan seperti ini??!! Sudah pasti semua perempuan mengetahui jawabannya.
Sesungguhnya seorang laki-laki diciptakan dengan fitrahnya untuk mencintai sesuatu yang indah, kecuali orang yang merubah fitrahnya dan selalu berjalan dibelakang setiap kejahatan dan kekejian.
Ketika seorang laki-laki masuk ke dalam rumahnya dan mendapati istrinya dalam keadaan yang sangat menawan maka akan bertambahlah kecintaan terhadap istrinya dan kecenderungannya kepada dia serta memahami capainya istrinya karenanya.
Sebagian perempuan ada yang beralasan (tidak sempat berdandan) dengan pekerjaan mereka di rumah, baik memasak atau mencuci maupun yang lainnya. Katakan kepada mereka: “Hendaknya kalian menyelesaikan pekerjaan itu sebelum datangnya suami walaupun yang demikian membutuhkan kesungguhan dan rasa capai, karena hasilnya lebih besar dari capai tadi dan sungguh tak ada padanannya.
Kemudian bila seorang laki-laki bila tidak mendapati di rumahnya sesuatu yang menyenangkannya maka akan dengan segera disergap prasangka dan bisikan dari setan, lalu akan terbersit dalam matanya perempuan lain di jalan yang bisa menyenangkannya dan dalam matanya ia akan membenci istrinya.

Saudariku Muslimah…
Upayakanlah senyumanmu senantiasa menghiasi bibirmu tiap kali suamimu memandang kepadamu. Sesungguhnya senyuman itu tidak lebih lama dari kedipan mata namun hal itu akan selalu menjadi kenangan yang terus menghunjam dalam memori seorang lelaki. Juga senymanmu itu akan menyebarkan kebahagiaan dalam rumah tangga, itu adalah suatu keindahan tiada tara yang dilihat oleh seorang suami setelah seharian ia dalam keadaan penat dan letihnya kerja.

Saudariku Muslimah…
Sesungguhnya mimik wajahmu yang mengembang di hadapan sang suami pada hakikatnya lebih penting sekali daripada pakaian yang kamu kenakan dan perhiasan yang kamu pakai. Sesungguhnya cerianya senyuman dan kebahagiaan yang dilihat oleh seorang lelaki pada wajah istrinya saat ia memandangnya itu lebih dalam pengaruhnya daripada lembutnya suara lisan. Seorang lelaki lebih cepat menangkap apa yang diungkapkan istrinya dengan senyuman tulus yang tidak dinodai dengan permintaan apapun.
Sesungguhnya saya merasa bahagia dengan kedatanganmu.
Kau berikan kabahagiaan padaku dengan memandangmu.
Bahkan suatu perkara yang mesti diperhatikan bahwa senyuman itu manfaatnya akan kembali kepadamu dengan membawa kebaikan kepadamu, karena hal itu merupakan shadaqah yang kamu letakkan pada lembaran hidupmu. Dengarkanlah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, beliau bersabda: “ Senymanmu terhadap saudaramu adalah shadaqah”. (Hadits shahih diriwayatkan oleh Tirmidzi(2022). Bukhari (128 ) dalam kitab adabul mufrad dari hadits Abi Dzar, dan pada bab ini juga ada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Jabir, Hudzaifah, dan Aisyah.
Wahai sudariku muslimah, jadikanlah keceriaan senantiasa memenuhi sisi kehidupanmu, kebahagiaan menyenangkan suamimu, kesuka-citaan selalu menghiasi rumahmudan ketahuilah pula bahwa manusia yang paling berhak mendapatkan ini semua adalah suamimu.



Sumber: dikutip dari buku “Inilah Kriteria Muslimah Dambaan Pria”: Abu Maryam Majdi bin Fathi As-Sayyid, penerjemah: Abu dan Ummu Muqbil, Penerbit: Pustaka Salafiyah

Aku Menc!nt❤!mu, Tapi ...


Nota Sang Fakir Cinta....

 
"...cinta itu tak pernah meminta tetapi memberi sepenuh rela, rasa bahagia biarpun sengsara berkorban segala-gala..."


Sebagai manusia biasa, aku juga punya hati juga cinta... kerana cinta itu adalah kurniaan Tuhan dan fitrah insani. Aku juga tidak mampu lari dari perasaan menyintai jiwa2 insan yang diciptakan Tuhan pemilik alam dan segala rasa cinta....

Suatu masa dahulu, aku pernah berlari dikaki bukit sambil menjerit meluahkan rasa cintaku terhadapnya. Aku puas begitu, walau aku tahu dirinya tidak mendengar jeritanku saat itu. Benar aku jatuh cinta!!! malah sejak sekian lama cinta ini telah ada untuknya...

Namun aku tahu, aku tidak mampu untuk membalas cintanya yang lebih tulus dari cintaku terhadapnya. Malah hingga ke saat ini lafaz cintaku masih belum terucap jelas. Aku akui, adakala aku sakit dengan cinta ini. Sakit melihat cintanya untukku, sedang aku tidak mampu membalas cintanya seperti mana dia menyintaiku... Malah adakalanya aku marah dengan huluran kasih dan cintanya yang tidak pernah surut untukku kerana aku juga menyintainya!!! jadi aku tidak sanggup melihat cintanya disia2kan olehku kerana aku rasakan diriku hanya sering mengecewakan dirinya.

Hakikatnya, setiap kali aku melihat senyumnya, aku tahu hatiku tertawan dengan manisnya senyuman itu. Setiap kali melihat tingkahnya, aku akui aku senang dengan kehadirannya yang mengisi setiap kekosongan jiwaku. Aku belajar erti cinta darinya yang menyintai diriku... dan sejak itu, aku tidak pernah berhenti untuk menyuburkan benih cinta dalam jiwaku walau cintanya tidak mampu ku balas sesempurna cintanya untukku...


Sedang cintaku masih belum terucap untuknya, tiba2 aku sekali lagi jatuh cinta pada seseorang yang bagiku saat itu, aku lebih memerlukan cintanya berbanding kekasih yang tidak mampu ku balas huluran cinta sempurnanya... Aku dapat rasakan keserasian aku dengan insan baru ini. Aku mula berkira2 mungkin selama ini keserasian yang ku cari dalam menjalin hubungan telah aku temui. Semakin hari aku semakin melupakan cinta lamaku yang tidak pernah aku lafazkan dengan jelas. Aku hanyut dengan cinta yang baru berputik dihatiku. Aku rasa aku lebih bahagia dengan cinta ini berbanding cinta sempurnamu yang aku tidak mampu membalasnya...

Hingga akhirnya aku menyesal kerana aku sememangnya tidak mampu mengucapkan kata2 cintaku untukmu... kerana Allah lebih menyintai hamba-Nya. Dirimu pergi meninggalkan diriku semasa dalam perjalanan bagi menyatakan rindumu kepadaku di kampus tempat aku menemui cinta baruku dan melupakan cinta sempurnamu... Aku menangis, aku menyesal dan aku jatuh sekali lagi...

Saat aku jatuh kini, aku sangkakan cinta baruku mampu memberi kekuatan untukku... rupanya dia hanya mempergunakanku... Aku sangkakan aku lebih serasi dengan cinta baruku, rupanya aku lupa bahawa darah yang mengalir dalam tubuhku adalah darah yang sama dari insan yang memberiku 'cinta insan' yang sempurna... Namun aku menyedari, akhirnya aku tidak lagi berpeluang melafazkan cintaku padamu kerana kesibukanku mencari cinta lain yang belum tentu diberi tanpa syarat sepertimu... ibu... ayah... walau kalian telah tiada, izinkan aku melafazkan ayat2 cinta ini buat kalian walau mungkin sudah terlewat ... "Sesungguhnya Ana menyintai ibu dan ayah... maafkan Ana kerana Ana bukan anak yang baik untuk ibu dan ayah..."....


AKU MENYINTAIMU... TAPI CINTAKU PUNYA SYARAT UNTUKMU... AKU MENYINTAIMU... NAMUN CINTAKU BUKAN SETEGUH CINTAMU PADAKU... AKU MENYINTAIMU... NAMUN HANYA TINGKAH YANG MENDAHULUI LAFAZKU... AKU MENYINTAIMU... MUNGKINKAH KASIHKU TULUS UNTUKMU???... AKU MENYINTAIMU... BENARKAH LAFAZ INI BUATMU, IBU DAN AYAHKU???...




p/s: Sesungguhnya cinta ibu dan ayah adalah 'cinta insan' yang paling sempurna. Mereka memberi tanpa syarat dan tidak pula diminta sebarang pembalasan. Mengapa dicari 'cinta insan' lain yang dirasakan lebih sempurna andai cinta ibu dan ayah belum lagi difahami dan diselami... Jangan biarkan cinta itu menjadi lafaz yang tersimpan...sesungguhnya cinta itu walau tidak mampu terbalas, namun tidak salah untuk turut menyintai... Ayuh rebut cinta ibu dan ayah sebelum mencari cinta manusia yang tidak pasti... lagipun, bukankah redhanya Allah selepas redhanya Ibubapa
http://www.emocutez.com....




cinta yang sejati
hanya cintakan illahi
cinta ayah bonda
tulus suci selamanya
cintakan saudara

hanya sementara
serta sesama insan
suburkan dengan ketakwaan.. http://www.emocutez.com



entry ni tercipta saat mendengar lagu 'LAFAZ YANG TERSIMPAN dri Unic' ...sekadar nukilan imaginasi seorang penulis(",)v... (ibarat cerpen yang lebih pendek dari cerita pendek)...sekadar untuk hiburan mendidik jiwa...


Read more: http://seteguhhati.blogspot.com/2010/03/aku-menyintai-mu-tapi.html#ixzz17P4qTMin

Sabtu, 04 Desember 2010

❀. Sedikit Cahaya Tuk Muslimah .❀

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
wahai saudariku... 
Salam penuh kerinduan buat sahabat muslimat yang kusayangi, harap kalian
semua sentiasa dipayungi rahmat dan kasih sayang Al-Khaliq,
dipermudahkan di dalam segala urusan dan dijauhkan daripada azab api
neraka ... aamiin ...
 
Saudariku,
andai kau bersedih kerana dosa-dosamu, ketahuilah bahwa Allah akan
mengampuni orang yang memohon ampun, akan memberi kepada yang meminta
dan menerima yang bertaubat. 
Jadikan semua itu sebagai jambatan utk kau
menjadi lebih baik dari sebelumnya bukan semakin lemah!.
Marilah,hulurkan tanganmu bersamaku untuk kita mengejar cinta Rabb..sungguh! aku
tak mau kamu sendirian menyesali dosa-dosamu dan mencari jln menuju
cahaya sendirian seperti aku dahulu yang pernah ditinggalkan ..  terkapai2 mengutip sisa semangat yg hilang. Krna aku bimbang,kamu tak kuat..krn perubahan itu membutuhkan bimbingan dan dorongan.
 
Dan Jika kesedihan bertandang, perihatinlah dengan orang yang lemah,kamu akan
bahagia. Penuhi hajat yang memerlukan, kamu akan disembuhkan. Jangan
bawa kebencian, kamu akan dihargai. Sesungguhnya Allah bersamamu, para
malaikat memohonkan ampunan untukmu dan syurga telah menantimu.
Bersikap optimislah dalam hidup dengan berbaik sangka kepada Allah.
Nyahkanlah segala duka dengan mengingat semua nikmat yang telah
dikuniakan kepada kamu. Ingatlah bahwa di dunia ini tiada kebahagiaan
yang sempurna, kerana tidak seorang pun di dunia bisa mendapat segala
keinginannya. Ingat saudariku..jgn letakkan dunia di hatimu tetapi
letakkanlah ia ditanganmu spy mudah kau mengawalnya.

Renungkanlah..
Renungkan
wahai saudariku, adakah kesedihan dapat mengembalikan apa yang telah
luput, kecemasan dapat memperbaiki kesalahan? Lantas apa gunanya kamu
bersedih?. Berdoalah supaya memperoleh ketenangan dan pemeliharaan.
Yakinlah..kamu sebenarnya cukup hebat..hebat jika meninggalkan
kesedihan itu dan menggantikannya dgn semangat tuk merubah diri yg jitu
dan mantap. Jika dulu dizalimi.. siramilah api kebencian kamu
dengan cara memaafkan setiap orang yang pernah berbuat salah kepadamu. Ketahuilah, setiap perbuatan akan ada balasannya dari RabbMu,trus mengapa kita yg ingin menghukum?..serahkan semuanya kepada Dia
untuk membalasnya. Serahkanlah urusan makhluk kepada Penciptanya,
jangan peduli setiap pendengki dan orang yang suka mencari musuh.

Untuk akhirnya, ketahuilah bahawa Allah sentiasa bersamamu, jadi
tidak ada alasan untukmu merasa takut. Tetapi jika kamu memusuhi
Allah maka tidak ada lagi tempat  bergantung harap. Jadikanlah
dirimu memakai akhlak mulia supaya kamu lebih indah dibanding
jambangan bunga.

-Ingatlah
bahwa mencari bahagia itu tidak ubah spt menanam bunga mawar. Sebaik
ditanam tidak terus berputik, tetapi biarlah ia tumbuh dan membesar lebih
dahulu ...
 

Jumat, 03 Desember 2010

《 UntUk Sahaßat 》

•♥.•Sahabatku
jika berita kematian telah sampai  di tengah-tengah kota
dan di pelosok pelosok desa
janganlah engkau khawatir
karena giliranmu akan tiba juga
bahwa kematian akan datang menjemput engkau
cepat atau lambat pasti akan sampai waktunya

•♥.•Sahabatku
Jika engkau banyak tertawa di dunia ini
janganlah engkau khawatir
karena nanti engkau akan banyak menangis di akhirat

•♥.•Sahabatku
Jika engkau risau dengan siapa yang akan jadi saksi
atas segala perbuatanmu di dunia ini
janganlah engkau khawatir
karena Allah akan menjadikan tangan, kaki
dan semua anggota tubuhmu sebagai saksi
mereka akan menjadi sebenar-benarnya saksi

•♥.•Sahabatku
jika engkau melupakan Allah di dunia ini
Janganlah engkau khawatir
karena Allah pun akan melupakanmu di akhirat nanti
dan engkau tak akan tahu kepada siapa akan meminta tolong

•♥.•Sahabatku
berapa banyak usiamu kau habiskan
sebesar itulah yang akan kau dapatkan
jika kau banyak berbuat dosa
janganlah engkau khawatir
karena kiroman katibin akan mencatat segala perbuatan dosamu
tanpa terlewati
dan jika engkau banyak beramal
Semua catatan amalmu
akan memberatkan timbangan kebaikanmu

•♥.•Sahabatku
Jika engkau lupa dengan panasnya api neraka
janganlah engkau khawatir
karena sesungguhnya neraka selalu haus
ketahuilah bahwa neraka berbahan bakar manusia dan batu
Panasnya melebihi panasnya api dunia ini

•♥.•Sahabatku
Padang mashar begitu luas
Melebihi luasnya alam semesta ini
Kita tidak akan pernah tahu  pada barisan mana kita akan digolongkan
kecuali kita mengikuti golongan manusia-manusia hebat
yang telah lulus uji dan dijamin surga
janganlah engkau khawatir karena  dengan tahajudmu
dengan sedekahmu dengan bacaan quranmu, puasamu
dan dengan semua amal baikmu
engkau akan selamat Dari siksa yang pedih

•♥.•Sahabatku
Kita tak akan pernah tahu
apakah kita akan berjumpa lagi disana
maka doakan aku
sebanyak doa yang kau panjatkan tiap malam

•♥.•Sahabatku
Dunia ini telah menipu kita
hingga kita lupa bahwa  usia kita cuma sesaat saja
Hingga kita merasa bahwa  Izrail tak akan menjemput kita
Jagalah pandangan mata dan hatimu dari dahsyatnya tipuan dunia

•♥.•Sahabatku
Mari kita banyak menangis karena takut
karena setiap tetesan air mata kita yang takut akan Allah
Akan memadamkan api neraka…

•♥.•Sahabatku
kita tak akan pernah tahu
apakah besok atau lusa  kita masih hidup
atau sudah tiada
kita masih bisa melihat terbitnya matahari
dan mendengar kicauan burung
melihat anak-anak kita tertawa
untuk itu sahabat marilah kita persiapkan bekal sebanyak mungkin
dan sebaik-baik bekal adalah iman dan taqwa….


•♥.•Sahabat ,
Doakan aku….

Kamis, 02 Desember 2010

♥●•٠·˙JANGAN ASAL KOMENTAR ˙·٠•●♥

Bismillah ...

beberapa waktu lalu saat aku baru saja selesai tasqif aku berjalan dengan salah satu sahabatku
sebut saja dia "ukhty" di tengah perjalanan aku sering berdiskusi dengan dia tentang berbagai macam hal
ma'lum saja ini adalah dunia baruku. Tentu aku harus banyak belajar dari ukhty yang kelihatannya sudah istiqomah
tiba tiba di tengah perjalanan aku melihat seorang wanita cantik,berambut panjang lurus, berkulit putih, tubuhnya proporsional, pake baju super minim dan juga super ketat
entah karena iri atau apa.spontan saja aku komentar



aku:"duh mba.......aurat ko di umbar umbar......ngga ingat apa nanti di neraka.....siksaan bagi wanita yang mengumbar auratnya....ckckckckckckcckck"
lalu ukhtiku itu juga komentar
ukhty:"hus!!!!! jangan kaya' gitu de.....ingat de!! kita yang telah berhijjab pun belum tentu lebih mulia dari pada dia! ingat de....kamuliaan seseorang itu tidak hanya di ukur dari seberpa rapat kita menghijjab diri kita. tetapi juga seberapa rapat kita menutupi aib saudara kita" 
jedeeeerrrrr!!!!!!!!!!!!!!................komentar ukhtyku tadi seperti halilintar ndengernya....hehehe jadi malu aku
selang beberapa langkah aku kembali melihat seorang wanita pake jilbab,tapi..........pakaiannya masih ketat...agak transparan jilbabnya pun pendek cuma sekedar menutup kepala....ngga sabar mulutku kembali komentar



aku:"duh......tuh orang niat pake jilbab ngga ci...........masa kaya' gitu..........itu sih namanya jibxi(jilbab sexi). 
ukhti yang ada di sebelahku pun hanya tersenyum mendengar komentarku tadi.....dia pun meluruskan komentarku
ukhty:"ade......ingat kata murobbiyah kita.....bahwa...keshalihan seseorang tidak hanya di pandang dari seberapa lebar hijjab yang kita kenakan tetapi juga seberapa lapang dada kita untuk memaafkan kesalahan saudara kita"
hatiku bergetar mendengar komentar ukhty tadi.....duh aku sangat malu......mengapa hijjab hanya menutupi dhahirku namun batinku tidak aku hijjab juga
aku terdiam sejenak merenungi kata kata ukhty tadi....aku tersadar mungkin aku masih belum berbeda dari mereka yang belum berhijjab atau hijjab'ku hanya sekedar kamuflase......
saat aku sedang merenung tiba tiba terlihat lagi pandangan kemaksiatan yang mengganggu....aku melihat sepasang anak muda yang sedang bermesrahan didepan kita.di lihat dari seragamnya ci bukan suami istri.aku ngga tahan untuk tidak komentar......



aku:"astaghfirullah.........ckckckckcck.mbok yo jangan disini ke' kalo mau mesra mesrahan....ngga malu apa????? haram euy??????????dah di halalkan aja........"
kembali ukhty'ku tersenyum mendengar celotehku....kali ini dia tidak langsung menyanggah komentarku dia terus berjalan dengan menundukkan pandangannya.........sungguh aku terpesona melihat ukhty yang ada di sebelahku
di balik hijjab'nya ada kedamaian,kearifan, keshalihan dan keikhlasan. bagiku dialah akhwat sejati....yang tidak pernah menghujat meski dia benar. tidak pernah menghina meski dia cerdas.....
akhwat yang sungguh memberi kedamaian
akhwat yang istiqomah
akhwat yang shalihah
akhwat yang lembut tutur katanya
akhwat yang bijak dalam berbagai masalah
akhwat yang tangguh meski banyak hujatan tertuju padanya
berbanding terbalik denganku yang masih amatiran
suka komentar
selalu merasa paling benar
ckckckckckckcck....aku beruntung bisa bertemu dengan orang-orang seperti ukhty'ku tadi
dapat mengingatkanku saat aku lalai
selalu menyapaku saat aku merasa sendiri
selalu membimbingku saat aku tersesat
Ya Robb...............
kuatkanlah ikatan pertalian ini...........
SALAM UKHUWAH UNTUK UKHTY FILLAH SEKALIAN
  
MUHASABAH... INTROPEKSI DIRI melambangkan kebesaran hati.....
Smga brmanfaat....by fulanah bin fulan

Rabu, 01 Desember 2010

♥,♥ Wahai Calon Suamiku ♥,♥

oleh ... Umi Sumayah      



 Wahai, calon suamiku ....
ketahuilah…
sesungguhnya tidaklah aku ingin menikah melainkan karena aku tidak ingin mati dalam keadaan agamaku ini hanya setengah. [1]
dan tidaklah aku ingin menjadi orang yang menikah melainkan karena aku meyakini janji Alloh bagi orang yang menikah itu benar adanya.

tahukah kau bahwa setiap hubungan suami isteri yang halal itu adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala?! [2]
tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan isteri maka berguguranlah dari jari jemari dosa-dosa?! [3]
dan tahukah kau bahwa bila seorang isteri meninggal dunia sementara suaminya dalam keadaan ridha padanya maka ia akan masuk surga?! [4]
dan bila semasa hidup dia taat kepada Alloh dan taat pula kepada suaminya maka ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yang ia suka?! [5]
duhai, calon suamiku…
tidak lah aku ingin menjadi seorang isteri melainkan karena janji Alloh yang satu ini.
karena sesungguhnya aku takut mengetahui bahwa penghuni neraka itu kebanyakan wanita. [6]
dan hanya kepada Alloh aku berharap perlindunganNya dan petunjukNya di manapun aku berada.

wahai calon suamiku…
telah ditakdirkan Alloh bahwa akhirnya engkau memilihku.
semoga inilah perlindungan dan petunjuk yang Dia berikan agar aku bisa mendapatkan kebenaran janji Alloh itu…

namun, wahai calon suamiku,
aku ingin kau menyadari bahwa aku bukanlah makhluk yang sempurna seperti juga dirimu.
maka mengertilah bahwa setelah kita menikah nanti akan banyak hal baru yang akan sama-sama kita ketahui
insya Alloh, akan kujaga apa yang harus kujaga darimu,
dan kuharap kau pun menjaga apa yang harus kau jaga dariku. [7]

bila kau menemukan ketidaksukaanmu padaku karena kekuranganku
maka bersabarlah, calon suamiku…
karena kadang-kadang pada sesuatu yang tidak kau sukai, Alloh menjadikan kebaikan padanya. [8]
temukanlah kelebihan yang kau sukai dari diriku,
bukankah kau memiliki alasan mengapa kau ingin menikahiku?! [9]

tetapi, wahai calon suamiku…
bila ketidaksukaan yang kau temukan itu adalah karena kesalahanku,
maka nasehatilah aku, pisahkanlah tempat tidurku dan pukullah aku bila akhirnya aku meninggalkan kewajibanku. [10]
namun janganlah kau bermaksud menyakitiku hingga membahayakan hidupku karena aku adalah bagian dari dirimu. [11]

janganlah kau luruskan kebengkokanku, karena aku bisa patah [12]
tetapi berhati-hatilah terhadapku, karena aku bagaikan gelas kaca [13].
ingatlah bahwa manusia yang baik adalah yang baik pada keluarganya,
dan lelaki yang baik adalah yang baik pada isterinya. [14]

dan cukuplah engkau menjadikan aku seseorang yang patuh kepadamu dengan menjadi seseorang yang pantas aku patuhi.
sehingga aku mempunyai alasan mengapa aku harus berhias setiap hari,
dan mengapa aku harus menjaga diriku, kehormatan dan juga hartamu saat kau tidak ada di sisi… [15]

jadikanlah aku sebaik-baik perhiasan duniamu [16], hartamu yang paling berharga [17]…

-Mutiara-

*Footnote
1.     Hadits Riwayat Al-Hakim, artinya: Barangsiapa menikah, maka dia telah menguasai separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.
2.     Hadits Riwayat Muslim, artinya: dan kalian jima’ dengan isteri pun sedekah. Bukankah bila syahwat disalurkan pada tempat yang haram maka akan mendapatkan dosa? Maka demikian pula bila disalurkan pada tempat yang halal, maka akan mendapatkan pahala.
3.     Riwayat Maisarah, artinya: Sungguh, ketika suami isteri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan keduanya dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan isteri (meremas-remasnya), berguguranlah dosa-dosa keduanya dari sela-sela jari-jemari.
4.     Hadits Riwayat Ibnu Majah, artinya: Siapapun wanita yang meninggal dunia sedang suaminya meridhainya maka dia akan masuk surga.
5.     Hadits Riwayat Ath Thabrani, artinya: jika seorang wanita mengerjakan shalat  5 waktu, berpuasa satu bulan penuh (Ramadhan), dan mentaati suaminya, maka hendaklah ia memasuki dari pintu surga manapun yang dia kehendaki.
6.     Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Telah diperlihatkan api naar kepadaku, kulihat mayoritas penghuninya adalah kaum wanita.
7.     (a) Hadits Ibnu Abi Syaibah, artinya: Di antara manusia yang paling rendah derajatnya di sisi Allah padahari kiamat adalah seorang suami yang jima’ dengan isterinya lalu menyebarkan rahasianya. (b) Hadits At Tirmidzi, artinya: dan hak kalian (suami) atas mereka (isteri) adalah mereka tidak mengajak orang yang kalian benci untuk mendatangi tempat tidur kalian serta tidak mengizinkan orang yang kalian benci memasuki rumah kalian
8.     An Nisa’: 19, artinya: Dan bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.
9.     Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Seorang wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunanannya,, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.
10.  An Nisa’: 34, artinya: Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya (meninggalkan kewajiban sebagi isteri), maka nasehatilah, pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.
11.  (a) Al-Hujurat: 10, artinya : Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara” (b) Hadits Riwayat: artinya : Perumpamaan kaum muslimin dalam cinta kasih, dan lemah lembut serta saling menyayangi antara mereka seperti satu jasad (tubuh) apabila satu anggotanya merasa sakit, maka seluruh jasadnya ikut merasa sakit.
12.  Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Bersikap baiklah terhadap wanita. Karena mereka itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atas. Kalau kamu berusaha meluruskannya, maka ia akan patah.
13.  Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Wahai Anjasyah, perlahanlah, sebab bawaanmu adalah gelas-gelas kaca.
14.  (a) Hadits Riwayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah, artinya: sebaik2 kalian adalah yang baik kepada keluarganya. (b) Hadits Riwayat Imam Hakim: artinya: sebaik-baik kalian adalah yang baik kepada isterinya
15.  Hadits Riwayat Ahmad, artinya: Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang paling berharga? Yaitu wanita sholihah yang suaminya menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya.
16.  Hadits Riwayat Muslim, artinya: Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah.
17.  Lihat No. 15

Selasa, 30 November 2010

♥♥.•* Pesan Panjang Untukmu Ukhti *•.♥♥

View Image

Ukhti…Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho Tuhanmu,mungkinkah besarnya kerudungmu hanya di gunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang di idamkan bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya akan di jadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan di kagumi oleh banyak ikhwan

) Ukhti…tertutupnya tubuhmu Tidak menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri antum sendiri, coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi, bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa di sadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manis mu

Ukhti…lembutnya suaramu
mungkin selembut sutra bahkan lebih dari pada itu, tapi akankah kelembutan suara antum sama dengan lembutnya kasihmu pada saudaramu, pada anak-anak jalanan, pada fakir miskin dan pada semua orang yang menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu

Ukhti…lembutnya Parasmu tak menjamin selembut hatimu, akankah
hatimu selembut salju yang mudah meleleh dan mudah terketuk ketika melihat segerombolan anak-anak palestina terlihat gigih berjuang dengan berani menaruhkan jiwa dan raga bahkan nyawa sekalipun dengan tetes darah terakhir, akankah selembut itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu sekeras batu yang ogah dan cuek melihat ketertindasan orang lain.


View Image

Ukhti…Rajinnya tilawahmu tak
menjamin serajin dengan shalat malammu, mungkinkah malam-malammu di lewati dengan rasa rindu menuju Tuhanmu dengan bangun di tengah malam dan di temani dengan butiran-butiran air mata yang jatuh ke tempat sujud mu serta lantunan tilawah yang tak henti-hentinya berucap membuat setan terbirit-birit lari ketakutan, atau sebaliknya, malammu selalu di selimuti dengan tebalnya selimut setan dan di nina bobokan dengan mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan bangun shalat subuh.

Ukhti…Cerdasnya dirimu tak menjamin bisa mencerdaskan
sesama saudaramu dan keluargamu, mungkinkah temanmu bisa ikut bergembira menikmati ilmu-ilmunya seperti yang antum dapatkan, ataukah antum tidak peduli sama sekali akan kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan keluargamu, sehingga membiarkannya begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam lubang yang sangat mengerikan yaitu maksiat

Ukhti…cantiknya wajahmu tidak menjamin
kecantikan hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan diri antum sendiri, pernahkah antum menyadari bahwa kecantikan yang antum punya hanya titpan ketika muda, apakah sudah tujuh puluh tahun kedepan antum masih terlihat cantik, jangan-jangan kecantikanmu hanya di jadikan perangkap jahat supaya bisa menaklukan hati ikhwan dengan senyuman-senyuman busukmu

Ukhti…tundukan
pandanganmu yang katuh ke bumi tidak menjamin sama dengan tundukan semangatmu untuk berani menundukan musuh-musuhmu, terlalu banyak musuh yang akan antum hadapi mulai dari musuh-musuh islam sampai musuh hawa nafsu pribadimu yang selalu haus dan lapar terhadap perbuatan jahatmu,

Ukhti…tajamnya
tatapanmu yang menusuk hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama dengan tajamnya kepekaan dirimu terhadap warga sesamamu mu yang tertindas di palestina, pernahkah antum menangis ketika mujhaid-mujahidah kevil tertembak mati, atau dengan cuek bebk membiarkan begitu saja, pernahkah antum merasakan bagaimana rasanya berjihad yang di lakukan oleh para mujahidah-mujahidah teladan

) Ukhti…lirikan mamatamu yang menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat menggetarkan hati saudaramu yang senang bermaksiat, coba antum perhatikan dunia sekelilingmu masih banyak teman,saudara bahkan keluarga antum sendiri belum merasakan manisny islam dan iman mereka belum merasakan apa yang antum rasakan, bisa jadi salah satu dari kleuargamu masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi dan berperilaku binatang yang tak karuan, sanggupkah antum menggetarkan hati-hati mereka supaya mereka bisa merasakan sama apa yang kamu rasakan yaitu betapa lezatnya hidup dalam kemulyaan islam  


View Image
    
Ukhti…tebalnya kerudungmu tidak menjamin setebal
imanmu pada sang Kholik mu, antum adalah salah satu sasaran setan durjana yang selalu mengintai dari semua penjuru mulai dari depan belakang atas bawah semua setan mengintaimu, imanmu dalam bahaya, hatimu dalam ancaman, tidak akan lama lagi imanmu akan terobrak abrik oleh tipuan setan jika imanmu tidak betul-betul di jaga olehmu, banyak cara yang harus antum lakukan mulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil dan seharusnya di lakuakn sejak dari sekarang, kapan lagi coba….

Ukhti…Putihnya kulitmu tidak menjamin seputih hatimu terhadap
saudaramu, temanmu bahkan keleuargamu sendiri, masih kah hatimu terpelihara dari berbagai penyakit yang merugikan seperti riya dan sombong, pernahkah antum membanggakan diri ketika kesuksesan dakwah telah di raih dan merasa diri paling wah, merasa diri paling aktif, bahkan merasa diri paling cerdas di tas rata-rasat akhwat yang lain, sesombong itukah haitmu, lallu di manakah beningnya hatimu, dan putihnya cintamu

Ukhti…rajinnya ngajimu tidak menjamin
) serajin infakmu ke mesjid atau mushola, sadarkah antum kalo kotak-kotak nongkrong di masjid masih terliat kosongdan menghawatirkan, tidakkah antum memikirkan infaq sedikit saja, bahkan kalaupun infaq, kenapa uang yang paling kecil dan paling lusuh yang antum masukan, maukah antum di beri rizki sepelit itu.

Ukhti…rutinnya halaqahmu tidak menjamin serutin puasa sunanah
) senin kamis yang antum laksanakan , kejujuran hati tidak bisa di bohongi, kadang semangat fisik begitu bergelora untuk di laksankan tapi, semangat ruhani tanpa di sadari turun drastis, puasa yaumul bith pun terlupakan apalagi puasa senin kamis yang di rasakan terlalu sering dalam seminggu, separah itukah hati antum, makanan fisik yang antum pikirkan dan ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan, kita tidak pernah memikirkan bagaimana akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi


Ukhti…manisnya senyummu tak menjamin semanis rasa kasihmu
terhadap sesamamu, kadang sikap ketusmu terlalu banyak mengecewakan orang sepanjang jalan yang antum lewati, sikap ramahmu pada orang antum temui sangat jarang terlihat, bahkan selalu dan selalu terlihat cuex dan menyebalkan, kalau itu kenyataanya bagaimana orang lain akan simpati terhadap komunitas dakwah yang memerlukan banyak kader, ingat!!! Dakwah tidak memerlukan antum tapi… antumlah yang memerlukan dakwah, kita semua memerlukan dakwah

) Ukhti…rajinnya shalat malammu tidak menjamin keistiqomahan seperti Rosulullah sebagai panutanmu,

Ukhti…ramahnya sikapmu tidak menjamin seramah
sikapmu terhadap sang Kholikmu, masihkah antum senang bermanjaan dengan Tuhanmu dengan shalat duhamu, shalat malammu?

Ukhti…dirimu bagaikan kuntum bunga
yang mulai merekah dan mewangi, akankah nama harummu di sia-siakan begitu saja dan atau sanggupkah antum ketika sang mujahid akan segara menghampirimu ?

  Ukhti…masih ingatkah antum terhadap pepatah yang masih terngiang sampai saat ini bahwa akhwat yang baik hanya untuk ikhwan yang baik, jadi siap-siaplah sang syuhada akan menjemputmu di pelaminan hijaumu

Ukhti…Baik buruk parasmu bukanlah satu-satunya jaminan akan sukses masuk dalam surga Rabbmu.maka, tidak usah berbangga diri dengan parasmu yang molek, tapi berbanggalah ketika iman dan taqwamu sudah betul-betul terasa dan terbukti dalam hidup sehari-harimu


) Ukhti…muhasabah yang antum lakukan masihkah terlihat rutin dengan menghitung-hitung kejelekan dan kebusukan kelakuan antum yang di lakukan siang hari, atau bahkan kata muhasabah itu sudah tidak terlintas lagi dalam hatimu, sungguh lupa dan sirna tidak ingat sedikitpun apa yang harus di lakukan sebelum tidur, antum tidur mendengkur begitu saja dan tidak pernah kenal apa itu muhasabah sampai kapan akhlak busuk mu di lupakan, kenapa muhasabah tidak di jadikan sebagai moment untuk perbaikan diri bukankah akhwat yang hanya akan mendapatkan ikhwah yang baik

Ukhti…pernahkah antum bercita-cita ingin
mendapatkan suami ikhwan yang ideal, wajah yang manis, badan yang kekar, dengan langkah tegap dan pasti, bukankah apa yang antum pikirkan sama dengan yang ikhwan pikirkan yaitu inging mencari istri yang solehah dan seorang mujahidah, kenapa tidak dari sekarang antum mempersiapkan diri menjadi seorangan mujahidah yang solehah

Ukhti…apakah kebiasaan buruk wanita lain masih ada dan
hinggap dalam diri antum,seperti bersikap pemalas dan tak punya tujuan atau lama-lama nonton tv yang tidak karuan dan hanya kan mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa Bantu 0rang tua, kapan akan menjadi anak yang biruwalidain, kalau memang itu terjadi jadi sampai kapan, mulai kapan antum akan mendapat gelar mujahidah atau akhwat solehah,

Ukhti…apakah pandanganmu sudah
terpelihara, atau pura-pura nunduk ketika melihat seorang ikhwan dan terlepas dari itu matamu kembali jelalatan layaknya mata harimau mencari mangsa, atau tundukan pandangannmu hanya menjadi alasan belaka karena merasa berkerudung besar

Ukhti… hatimu di jendela dunia, dirimu menjadi pusat perhatian
semua orang, sanggupkah antum menjaga izzah yang antum punya, atau sebaliknya antum bersikap acuh tak acuh terhadap penilaian orang lain dan hal itu akan merusak citra akhwat yang laing, kadang orang lain akan mempunyai persepsi di sama ratakan antara akhwat yang sautu dengan akhwat yang lain, jadi kalo antum sendiri membuat kebobrokan akhlak maka akan merusak citra akhwat yang lain

Ukhti…dirimu menjadi dambaan semua orang, karena yakinlah preman
sekalipun, bahkan brandal sekalipun tidak menginginkan istri yang akhlaknya bobrok tapi semua orang menginginkan itri yang solehah, siapkah antum sekarang menjadi istri solehah yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang