Selasa, 28 Desember 2010
Cinta ku penuh Noda ... "29-12-2010"
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
sepertinya yang aku punya cinta yang salah
Yang ku tau cinta itu mendamaikan
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
selalu ada resah dan gelisah
sesaaat saja kau tak menyapa
Yang ku tau cinta itu suci
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
aku menduakan-Nya
dengan mencintai mahkluk-Nya
Yang ku tau cinta itu percaya
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
rasa takut kehilangan yang berlebihan
dan ini jadi beban
Yang ku tau cinta itu tak begini ..
andai aku bisa memilih ..
tak kan kubiarkan ada rasa bersemayan dihati ini
aku takut jadi hina hati
dengan selalu ada rindu
dan mengharapkannya
Yang ku tau cinta itu tak begini
yang membuatku lalai dari mengingat-Nya
yang membuatku sibuk memikirkan selain-Nya
yang membuatku sering berkhayal
cinta yang kupunya telah ternoda
Ya ALLOH ..
beri aku petunjuk-Mu
jangan biarkan hamba tersesat semakin jauh dengan cinta ini
sepertinya yang aku punya cinta yang salah
Yang ku tau cinta itu mendamaikan
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
selalu ada resah dan gelisah
sesaaat saja kau tak menyapa
Yang ku tau cinta itu suci
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
aku menduakan-Nya
dengan mencintai mahkluk-Nya
Yang ku tau cinta itu percaya
bukan seperti ini, seperti yang kurasakan
rasa takut kehilangan yang berlebihan
dan ini jadi beban
Yang ku tau cinta itu tak begini ..
andai aku bisa memilih ..
tak kan kubiarkan ada rasa bersemayan dihati ini
aku takut jadi hina hati
dengan selalu ada rindu
dan mengharapkannya
Yang ku tau cinta itu tak begini
yang membuatku lalai dari mengingat-Nya
yang membuatku sibuk memikirkan selain-Nya
yang membuatku sering berkhayal
cinta yang kupunya telah ternoda
Ya ALLOH ..
beri aku petunjuk-Mu
jangan biarkan hamba tersesat semakin jauh dengan cinta ini
Label:
curhat
Surat Cinta Biasa
Teruntuk kekasihku,
Dengan keberanian yang tersisa, dengarkanlah satu untaian kalimat terdalam yang kutuangkan saat ini, “… aku menginginkanmu untuk menjadi suamiku.”
Aku memang bukan siapa-siapa. Aku hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Aku menginginkanmu untuk mendampingiku. Untuk menutupi kelemahanku dan mengendalikan kelebihanku.
Aku hanyalah manusia biasa. Cintaku juga cinta biasa. Aku menginginkanmu untuk membantuku memupuk dan merawat cinta ini agar menjadi luar biasa. Aku tidak tahu suratan jodohku. Aku tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Tapi yang pasti, Allah tak akan pernah mati untuk mengatur hidupku.
Kekasihku, kenapa aku memilihmu? Sampai saat ini aku tidak tahu kenapa aku memilihmu. Yang ku tahu, aku memilihmu karena Allah. Sholatku membuatku semakin mantap memilihmu. Yang terindah dan terdalam, aku ingin menikah untuk menyempurnakan agamaku, menjalankan sunnah Rasulullah. Aku tidak berani menjanjikan apa-apa, aku hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari sekarang ini, karena aku tidak tahu, apa yang akan terjadi dikemudian hari.
Kekasihku, jangan rasakan ini sebagai beban, tetapi jadikanlah ini sebagai sebuah proses kemantapan iman. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap hamba-Nya. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Aku hanya boleh memohon keridhaan Allah, meminta karunia-Nya untuk sebuah pernikahan, karena hanya Dia jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan hati kita.
Kekasihku, cintaku cinta biasa, cintamu cinta biasa. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Yang akan mengantarkan kita menemukan keindahan sejati pada akhirnya.
Bukan Mudah menjadi Suami
Klik wajah orang pada foto untuk memberi tanda. |
Bukan mudah menjadi suami,
Harus bertanggungjawab terhadap keluarga,
Ibu dan juga isteri,
membahagiakan mereka berdua,
mentaati ibu dan juga menjaga hati isteri,
Bukan mudah menjadi suami,
harus mendidik isteri dan anak anak ke jalan ALLAH,
memberi makan isteri dan anak anak dari jalan yang halal,
memperlakukan isteri dengan sabar dan ikhlas,
harus memimpin rumahtangga dengan kebijaksanaan dan ukan perasaan,
Bukan mudah menjadi suami,
jangan bermimpi beristeri banyak,
jikalau satu pun tidak mampu di jaga dan di didik dengan sempurna,
apalagi di tambah dengan dua atau tiga,
Begitulah sang suami,
pahamilah tanggungjawab kita,
yang diamanahkan semasa kita menjawab akad untuk seorang wanita,
yang menjadi isteri kita,
pahamilah amanah kita,
yang diberikan oleh ALLAh kepada kita.
Label:
renungan
"28-12-2010"
Mencintai itu ...
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih ihklas ..
dengan melihatnya bahagia dengan yang dicintanya
merelakan dia pergi tuk cita" nya
Mencintai itu ...
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih bersyukur ..
karna kadang cinta menutupi kelemahan
mencukupkan yang kurang
mencintai juga melengkapi
Mencintai itu ..
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih dewasa
ketika aku sakit dengan pengkhianatan
ketika kecewa dengan harapan yang hampa
mencintai juga belajar tuk hidup
Mencintai itu ..
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih bersabar ..
ketika menahan rindu yang membelenggu
ketika cinta dalam diamku
aku yakin ini ujian
sakit yang kurasakan tidak lama
semua pasti indah pada waktunya
ketika kau menjadi halal untukku
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih ihklas ..
dengan melihatnya bahagia dengan yang dicintanya
merelakan dia pergi tuk cita" nya
Mencintai itu ...
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih bersyukur ..
karna kadang cinta menutupi kelemahan
mencukupkan yang kurang
mencintai juga melengkapi
Mencintai itu ..
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih dewasa
ketika aku sakit dengan pengkhianatan
ketika kecewa dengan harapan yang hampa
mencintai juga belajar tuk hidup
Mencintai itu ..
setidaknya aku bisa belajar tuk lebih bersabar ..
ketika menahan rindu yang membelenggu
ketika cinta dalam diamku
aku yakin ini ujian
sakit yang kurasakan tidak lama
semua pasti indah pada waktunya
ketika kau menjadi halal untukku
Klik wajah orang pada foto untuk memberi tanda. |
Label:
curhat
Senin, 27 Desember 2010
" Ketika Cinta Tak Bisa Bersatu dalam Pernikahan .... "
" Ketika Cinta Tak Bisa Bersatu dalam Pernikahan .... "
inilah yang kadang menjadi kisah manusia yang penuh kepiluan namun sangat indah bila dibayangkan dan dirasakan. ehem….kenapa demikian ? ketika dua sosok insan saling mencintai pasti akan muncul rentetan aktivitas berupa menyayangi dan mengasihi. dan ketika itu terhalang oleh syari’at dan adat maka itu sangat menyedihkan karena harus memendamnya dalam-dalam di dalam jiwa.hanya bisa menarik nafas panjabg ketika mengingat yang dicintainya kemudian melepasnya dengan ucapan istighfar.
sungguh menyayat hati jika tak bisa direalisaiskannya. kenapa bisa demikian ?
1. karena terhalang oleh syara’ di atas.
2. karena pernikahan itu adalah ketentuan dan ketetapan Allah yang berhubungan dengan jodoh manusia.
kalau yg pertama itu masih bisa diselesaikan dengan menikah. namun bagaimana kalau tidak jodoh ? ini yg menjadi problem berikutnya.
sahabat….
kutahu itu sangat pahit dan pilu. namun keimanan yang bisa mengobati itu. kepercayaan kita pada qadlo dan qodar Allah itu yang harus diperkuat. bahwa apa yang Allah tetapkan untuk kita itu adalah yang terbaik dalam hidup kita.
ingatlah ayat Al Qur’an “Diwajibkan atas kamu berperang,padahal itu tidak menyenangkan bagimu. tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal tidak bagimu. Allah mengetahui,sedangkan kamu
tidak mengetahui” (QS. Al Baqoroh : 216)
dari ayat itu kita tahu bahwa hanya Allah yang tahu tentang semua kebaikan dalam hidup kita. karena semua urusan manusia Allah yang menciptakannya untuk itu Allahlah yang mengetahui jalan keluarnya.
sahabat…..
jika engkau mencintainya maka serahkan cinta itu kepada Allah SWT. kembalikan kepadaNya. biarlah Allah yang mengaturnya. jika ia baik bagimu bagaimana keadaannya nanti pasti akan dipertemukan dan disatukan dalam naungan akad yang penuh sakinah, mawadah warahmah.
sahabat…..bacalah ini…..
Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)
Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY
yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan
Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang
Saat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berahir
satukan langkah..langkah yang beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yang menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu
Bahagia..Hingga ujung waktu.
Ya sudahlah…..
hmmmm…Yup Ya sudahlah….lapangkan hati. simpan rasa itu hingga Allah mengizinkannya. jika tak bisa di dunia Allah akan mengumpulkannya di syurga.
do’akanlah ia wahai sahabat…..
katakan kepada Allah….Ya Allah aku sangat mencintanya…..Tabahkan hatiku menjalani ujianmu ketika engkau menghadirkan ia pada waktu yang tak tepat untukku. ikhlaskan cintaku padanya hanya karenaMu…jauhkan aku dari kemaksiyatan hati…jauhkan aku dari pikiran semu yang merusak hati dan keimananku…begitu juga semua ini berikanlah untuknya yang kucintai…kuberserah diri atas segala urusan ini padaMu Ya Allah…semoga aku bukan orang yang kufur dalam hal ini….Aminn…
sahabat kemudian do’akanlah ia dengan ketulusan hatimu….semoga ia selalu bahagia, semoga Allah sellau mengabulkan semua do’a dan cita-cita serta keinginannya, semoga Allah melapangkan hati, pikiran rezeqinya. moga dia dilindungi dari marabahaya yang direncanakan maupun tidak dari jin maupun manusia. moga dia selalu istiqamah di jalanNya. semoga Allah memberikan calon pendamping yang sholih/sholihah baginya, amanah dan fatonah sehingga menjadikan dia manusia harapan Allah. semoga kelak dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. semoga dia dikaruniai anak-anak yang sholih dan sholihah dan kelak dia menjemput ajal dalam keadaan istiqamah dan khusnul khotimah…aminn…
sahabat…itulah do’a-do’a cinta untuknya. itulah bukti cinta sejatimu untuknya. tebarlah cintamu untuknya dan jangan mengharapkan pamrih berupa kebersamaan fisik dengannya.
INGATLAH orang yang mencintai karena Allah itu, jika ia tak bisa bersama dan akhirnya harus melihat ia bersama yang lain, kemudian engkau masih bisa tersenyum padanya dan mengucapkan selamat barakallah kepadanya maka pada dasarnnya engkau telah menang dengan rasa cintamu. engkau telah mencintainya dengan sepenuh rasa, ikhlas karena Allah dan itulah cinta sebenar-benarnya cinta. karena SEBENAR_BENAR CINTA ADALAH MANAKALA KITA BAHAGIA MELIHAT DIA BAHAGIA WALAU KITA TAK BISA MEMILIKI FISIKNYA DISISI KITA. NAMUN CUKUPLAH CINTANYA TELAH KITA MILIKI DAN KITA BERDO’A SAJA SEMOGA CINTANYA TAK LUNTUR UNTUK KITA.MASIH MAU MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM DAN MASIH MAU MENDO’AKAN KITA.
sahabat…yakinlah atas keputusan Allah dan yakinlah BAHWA BILA MENCINTAI TAK AKAN MENGHIANATINYA DAN BILA JODOH TAK AKAN KEMANA. BAGAIMANAPUN KEADAANNYA KELAK ATAU STATUS APA YANG TELAH IA SANDANG JIKA MASIH DIBERI KEJODOHAN MAKA AKAN DIBERSATUKAN DENGANMU.
semoga ini menjadi penguat dalam jiwa orang-orang yang sedang mencintai namun tak mungkin bisa bersatu…(walau mungkin masih ada harapan).
bukankah tinta telah kering dan lembaran-lembaran telah ditutup. untuk apa masih menyalahkan waktu yang telah lewat, karena telah tertulis demikian untuk manusia. bodoh itu bukan karena ia tak cerdas namun karena ia tak jeli dalam melihat peluang. ia suka menunda-nunda sehingga ia menyesal ketika telah hilang darinya. tanda dan kabar itu telah dilihatnya namun ia tetap bersikukuh biarlah waktu yang bicara. padahal usaha yang cerdas adalah sbeuah ikhtiar maksimal sehingga hasilnya pun bisa optimal.
Sahabat….kucukupkan apa yang bisa kusampaikan dengan dengan sbeuah penutup dariku…bacalah syair2 pagiku ini…semoga bisa menjadi pelipur hati yg lara dalam menjalani akhir pekan ini…
angin semilir lembut
udara pagi sejuk menyapa rongga dada
mentari menyembul dari balik sana
menyibak segelintir kabut
burung berkicau di pucuk pohon
membahana menghias dnia
bernyanyi penuh merdunya
menghapus murung di lubuk kosong
awanpun berjalan dengan pelannya
meninggalkan titik suara jiwa
penuh makna bak sekuntum bunga
agar terangkia sebuah cerita
lingkaran detak suara-suara jiwa
wahai yang disana
tersenyumlah menyambut bahagia
yang terkabar mellaui relung jiwa
jiwa yang penuh dengan cahaya
cahaya Allah yang mulia untuk umatNya
CINTA KARENA ALLAH DAN CINTA ALLAHLAH YANG AKAN ABADI HINGGA DIBAWA MATI….
Barakallah…semoga engkau slelu bahagia…berkah setiap harimu dan tetap istiqamahlah dalam jalan dakwah dan dalam pemahaman yang bersih dalam hati dan pikiran yg telah tertanam lama.*az
-*- IMATUZZAHRA AL HURUN’IN -*-
inilah yang kadang menjadi kisah manusia yang penuh kepiluan namun sangat indah bila dibayangkan dan dirasakan. ehem….kenapa demikian ? ketika dua sosok insan saling mencintai pasti akan muncul rentetan aktivitas berupa menyayangi dan mengasihi. dan ketika itu terhalang oleh syari’at dan adat maka itu sangat menyedihkan karena harus memendamnya dalam-dalam di dalam jiwa.hanya bisa menarik nafas panjabg ketika mengingat yang dicintainya kemudian melepasnya dengan ucapan istighfar.
sungguh menyayat hati jika tak bisa direalisaiskannya. kenapa bisa demikian ?
1. karena terhalang oleh syara’ di atas.
2. karena pernikahan itu adalah ketentuan dan ketetapan Allah yang berhubungan dengan jodoh manusia.
kalau yg pertama itu masih bisa diselesaikan dengan menikah. namun bagaimana kalau tidak jodoh ? ini yg menjadi problem berikutnya.
sahabat….
kutahu itu sangat pahit dan pilu. namun keimanan yang bisa mengobati itu. kepercayaan kita pada qadlo dan qodar Allah itu yang harus diperkuat. bahwa apa yang Allah tetapkan untuk kita itu adalah yang terbaik dalam hidup kita.
ingatlah ayat Al Qur’an “Diwajibkan atas kamu berperang,padahal itu tidak menyenangkan bagimu. tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal tidak bagimu. Allah mengetahui,sedangkan kamu
tidak mengetahui” (QS. Al Baqoroh : 216)
dari ayat itu kita tahu bahwa hanya Allah yang tahu tentang semua kebaikan dalam hidup kita. karena semua urusan manusia Allah yang menciptakannya untuk itu Allahlah yang mengetahui jalan keluarnya.
sahabat…..
jika engkau mencintainya maka serahkan cinta itu kepada Allah SWT. kembalikan kepadaNya. biarlah Allah yang mengaturnya. jika ia baik bagimu bagaimana keadaannya nanti pasti akan dipertemukan dan disatukan dalam naungan akad yang penuh sakinah, mawadah warahmah.
sahabat…..bacalah ini…..
Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)
Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY
yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan
Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang
Saat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berahir
satukan langkah..langkah yang beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yang menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu
Bahagia..Hingga ujung waktu.
Ya sudahlah…..
hmmmm…Yup Ya sudahlah….lapangkan hati. simpan rasa itu hingga Allah mengizinkannya. jika tak bisa di dunia Allah akan mengumpulkannya di syurga.
do’akanlah ia wahai sahabat…..
katakan kepada Allah….Ya Allah aku sangat mencintanya…..Tabahkan hatiku menjalani ujianmu ketika engkau menghadirkan ia pada waktu yang tak tepat untukku. ikhlaskan cintaku padanya hanya karenaMu…jauhkan aku dari kemaksiyatan hati…jauhkan aku dari pikiran semu yang merusak hati dan keimananku…begitu juga semua ini berikanlah untuknya yang kucintai…kuberserah diri atas segala urusan ini padaMu Ya Allah…semoga aku bukan orang yang kufur dalam hal ini….Aminn…
sahabat kemudian do’akanlah ia dengan ketulusan hatimu….semoga ia selalu bahagia, semoga Allah sellau mengabulkan semua do’a dan cita-cita serta keinginannya, semoga Allah melapangkan hati, pikiran rezeqinya. moga dia dilindungi dari marabahaya yang direncanakan maupun tidak dari jin maupun manusia. moga dia selalu istiqamah di jalanNya. semoga Allah memberikan calon pendamping yang sholih/sholihah baginya, amanah dan fatonah sehingga menjadikan dia manusia harapan Allah. semoga kelak dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. semoga dia dikaruniai anak-anak yang sholih dan sholihah dan kelak dia menjemput ajal dalam keadaan istiqamah dan khusnul khotimah…aminn…
sahabat…itulah do’a-do’a cinta untuknya. itulah bukti cinta sejatimu untuknya. tebarlah cintamu untuknya dan jangan mengharapkan pamrih berupa kebersamaan fisik dengannya.
INGATLAH orang yang mencintai karena Allah itu, jika ia tak bisa bersama dan akhirnya harus melihat ia bersama yang lain, kemudian engkau masih bisa tersenyum padanya dan mengucapkan selamat barakallah kepadanya maka pada dasarnnya engkau telah menang dengan rasa cintamu. engkau telah mencintainya dengan sepenuh rasa, ikhlas karena Allah dan itulah cinta sebenar-benarnya cinta. karena SEBENAR_BENAR CINTA ADALAH MANAKALA KITA BAHAGIA MELIHAT DIA BAHAGIA WALAU KITA TAK BISA MEMILIKI FISIKNYA DISISI KITA. NAMUN CUKUPLAH CINTANYA TELAH KITA MILIKI DAN KITA BERDO’A SAJA SEMOGA CINTANYA TAK LUNTUR UNTUK KITA.MASIH MAU MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM DAN MASIH MAU MENDO’AKAN KITA.
sahabat…yakinlah atas keputusan Allah dan yakinlah BAHWA BILA MENCINTAI TAK AKAN MENGHIANATINYA DAN BILA JODOH TAK AKAN KEMANA. BAGAIMANAPUN KEADAANNYA KELAK ATAU STATUS APA YANG TELAH IA SANDANG JIKA MASIH DIBERI KEJODOHAN MAKA AKAN DIBERSATUKAN DENGANMU.
semoga ini menjadi penguat dalam jiwa orang-orang yang sedang mencintai namun tak mungkin bisa bersatu…(walau mungkin masih ada harapan).
bukankah tinta telah kering dan lembaran-lembaran telah ditutup. untuk apa masih menyalahkan waktu yang telah lewat, karena telah tertulis demikian untuk manusia. bodoh itu bukan karena ia tak cerdas namun karena ia tak jeli dalam melihat peluang. ia suka menunda-nunda sehingga ia menyesal ketika telah hilang darinya. tanda dan kabar itu telah dilihatnya namun ia tetap bersikukuh biarlah waktu yang bicara. padahal usaha yang cerdas adalah sbeuah ikhtiar maksimal sehingga hasilnya pun bisa optimal.
Sahabat….kucukupkan apa yang bisa kusampaikan dengan dengan sbeuah penutup dariku…bacalah syair2 pagiku ini…semoga bisa menjadi pelipur hati yg lara dalam menjalani akhir pekan ini…
angin semilir lembut
udara pagi sejuk menyapa rongga dada
mentari menyembul dari balik sana
menyibak segelintir kabut
burung berkicau di pucuk pohon
membahana menghias dnia
bernyanyi penuh merdunya
menghapus murung di lubuk kosong
awanpun berjalan dengan pelannya
meninggalkan titik suara jiwa
penuh makna bak sekuntum bunga
agar terangkia sebuah cerita
lingkaran detak suara-suara jiwa
wahai yang disana
tersenyumlah menyambut bahagia
yang terkabar mellaui relung jiwa
jiwa yang penuh dengan cahaya
cahaya Allah yang mulia untuk umatNya
CINTA KARENA ALLAH DAN CINTA ALLAHLAH YANG AKAN ABADI HINGGA DIBAWA MATI….
Barakallah…semoga engkau slelu bahagia…berkah setiap harimu dan tetap istiqamahlah dalam jalan dakwah dan dalam pemahaman yang bersih dalam hati dan pikiran yg telah tertanam lama.*az
-*- IMATUZZAHRA AL HURUN’IN -*-
Label:
renungan
Jumat, 24 Desember 2010
Tidak Mau Sholat Ada Sifat SOMBONG
Sahabat ….
Sholat adalah perintah Allah untuk menghamba kepada-Nya.
Sholat adalah perintah Allah untuk bersyukur kepada-Nya.
Sholat adalah ukuran hamba yang beriman dan bertakwa.
”Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni`mat yang banyak.
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.”
(QS Al Kautsar :1-2)
Sholat adalah mengagungkan Allah, diri ini kecil.
Tidak mau sholat ….?
Apakah dia lebih agung dari Allah,
yang telah memerintahkan sholat ?
Sholat adalah memuji Allah, diri ini nista.
Tidak mau sholat ….?
Apakah dia lebih terpuji daripada Allah,
yang bertasbih dan bertahmid apa yang di langit dan di bumi ?
Sholat adalah memohon petunjuk kepada Allah, diri ini tak tahu arah.
Tidak mau sholat ….?
Apakah dia lebih tahu daripada Allah,
yang Maha Tahu atas segala sesuatu.
Sholat adalah memohon ampun kepada Allah atas segala dosa.
Tidak mau sholat ….?
Apakah dia bebas dari dosa,
sehingga tidak butuh ampunan-Nya ?
Sholat adalah meminta kepada Allah, diri ini fakir.
Tidak mau sholat ....?
Apakah dia lebih kaya daripada Allah,
yang memiliki semua yang ada ?
Sholat adalah tunduk dan taat kepada Allah, diri ini tak berkuasa.
Tidak mau sholat ....?
Apakah dia lebih berkuasa daripada Allah,
yang semuanya ada di Tangan-Nya?
Sholat adalah ruku’ dan sujud kepada Allah, diri ini hina.
Tidak mau sholat ....?
Apakah dia lebih mulia dari pada Allah,
yang bertasbih apa yang di langit dan di bumi?
Sholat adalah bersyukur kepada Allah, diri ini papa.
Tidak mau sholat ....?
Apakah dia telah mencukupi dirinya sendiri,
selain pemberian dari Allah ?
Sholat adalah penghormatan kepada Allah.
Tidak mau sholat....?
Apakah dia lebih terhormat daripada Allah,
yang kemulian-Nya diakui seluruh makhluk-Nya ?
Sholat adalah perlindungan kepada Allah dari api neraka.
Tidak mau sholat....?
Apakah dia akan aman dari siksa neraka,
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu,
dan penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras ?
Dan makhluk Allah yang di langit dan bumi, semuanya sholat
Mereka bertasbih, bertahmid, sujud dan mengangungkan-Nya
”Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya berTASBIH apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) SHOLAT dan TASBIHnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS An Nur : 41)
”Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan berTASBIH dengan MEMUJI-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti TASBIH mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al Isra’:44)
"Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah berSUJUD apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gu-nung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan seba-gian besar daripada manusia?" (QS Al-Hajj: 18)
Hanya sebagian jin dan manusia yang ANGKUH dan SOMBONG
yang tidak mau melakukan sholat,
yang tidak mau mengagungkan Allah,
yang tidak mau memuji Allah,
yang tidak mau memohon petunjuk kepada Allah,
yang tidak mau memohon ampun kepada Allah,
yang tidak mau meminta kepada Allah,
yang tidak mau tunduk dan taat kepada Allah,
yang tidak mau ruku’ dan sujud kepada Allah,
yang tidak mau bersyukur kepada Allah,
yang tidak mau menghormat kepada Allah,
yang tidak mau berrlindung kepada Allah dari api neraka.
Iblis diperintahkan oleh Allah untuk sujud kepada Adam,
Dia enggan dan takabur, karena merasa lebih baik dari Adam
Manusia diperintahkan oleh Allah untuk sujud kepada Allah
Bila dia enggan dan takabur, apakah dia merasa lebih baik dari Allah ?
Firman Allah:
”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan SOMBONG, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS Al Israa’ :37)
Sabda Rasul :
”Tidak akan masuk surga siapa yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat debu.” (HR Muslim)
Hukum orang yang tidak mau sholat:
Allah benci dengan orang yang sombong, dan Rasul diperintahkan untuk memerangi orang-orang yang sombong, sebagaimana sabdanya dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma:
أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ
“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka (1) bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, (2) menegakkan SHOLAT, (3)menunaikan zakat. Jika mereka lakukan yang demikian maka mereka telah memelihara darah dan harta mereka dariku kecuali dengan haq Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah.” (HR. Al-Bukhari no. 75 dan Muslim no. 21)
Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata: Saya mendengar Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ
“Sungguh yang memisahkan antara seorang laki-laki (baca: muslim) dengan kesyirikan dan kekufuan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)
Asy-Syaukani berkata dalam Nailul Authar (1/403), “Hadits ini menunjukkan bahwa meninggalkan shalat termasuk dari perkara yang menyebabkan terjadinya kekafiran.”
Syaikhul Islam Ibnu Taimiah juga menerangkan perbedaan antara kata ‘al-kufru’ (memakai ‘al’) dengan kata ‘kufrun’ (tanpa ‘al’). Dimana kata yang pertama (yang memakai ‘al’/makrifah) bermakna kekafiran akbar yang mengeluarkan dari agama, sementara kata yang kedua (tanpa ‘al’/nakirah) bermakna kafir asghar yang tidak mengeluarkan dari agama. Sementara dalam hadits di atas dia memakai ‘al’. (lihat Iqtidha` Ash-Shirath Al-Mustaqim hal. 70)
Buraidah -radhiallahu anhu- berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلَاةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ
“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat, karenanya barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.” (HR. At-Tirmizi no. 2621, An-Nasai no. 459, Ibnu Majah no. 1069 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 4143)
Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin berkata, “Yang dimaksud dengan kekafiran di sini adalah kekafiran yang menyebabkan keluar dari Islam, karena Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan shalat sebagai batas pemisah antara orang orang mu’min dan orang orang kafir, dan hal ini bisa diketahui secara jelas bahwa aturan orang kafir tidak sama dengan aturan orang Islam. Karena itu, barang siapa yang tidak melaksanakan perjanjian ini maka dia termasuk golongan orang kafir.”
Dari Abdullah bin Syaqiq Al-Uqaili -rahimahullah- dia berkata:
كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرَوْنَ شَيْئًا مِنْ الْأَعْمَالِ تَرْكُهُ كُفْرٌ غَيْرَ الصَّلَاةِ
“Para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berpendapat mengenai sesuatu dari amal perbuatan yang mana meninggalkannya adalah suatu kekufuran melainkan shalat.” (HR. At-Tirmizi no. 2622)
Itulah mengapa dalam peperangan, orang yang menyerah dan masuk islam belum diakui, sebelum mendirikan sholat dan membayar zakat.
" Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan mereka untuk berjalan. sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." ( QS At Taubah : 5 ).
”Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS At Taubah : 11)
Itulah mengapa, pada masa Rasulullah dan sahabat semua muslim mendirikan shalat di masjid, termasuk orang munafik, walaupun dengan malas.
Alloh Ta'ala berfirman, yang artinya :" Sesungguhnya orang orang munafik itu menipu Alloh dan Alloh akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' ( dengan sholat ) dihadapan manusia. dan tidaklah mereka menyebut Alloh kecuali sedikit sekali." (An Nisa: 142)
Rasulullah bersabda : Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]
Dan shalat adalah kunci surga, tidak shalat ya masuk neraka, yaitu neraka SAQAR, Allah Ta'ala berfirman, yang artinya : " Apakah yang memasukkan kamu kedalam saqar ( neraka ) ?" mereka menjawab," Kami dahulu tidak termasuk orang orang yang mengerjakan shalat." ( Al Mudatsir: 42-43 ).
Wallahu a’lam bi showab
Oleh ... " Siti Fatimah Al-Farizy"
Siapa yg akan Menyolatkan JENAZAhku Kelak ???
بسم الله الرحمن الرحيم .
SIAPA YANG AKAN MENYOLATKAN JENAZAHMU KELAK?
Saudaraku
Siapa yang akan menyolatkan jenazahmu kelak?
Apakah engkau sudah memilih orang-orang yang akan berdiri mengisi shaf-shaf di belakang jenazahmu, untuk menyolatkanmu?
Pertanyaan yang mungkin terdengar aneh dan membingungkan.
Apa mungkin kita memilih itu? Apakah kita pantas untuk memilih orang yang akan menyolatkan kita?
Jangan gusar saudaraku, sabar .. buka hatimu sebelum membuka mata dan telingamu!
Sudah menjadi kebiasaan, bahwasanya yang akan menyolatkan jenazahmu adalah orang-orang yang engkau cintai dan teman-temanmu, bukankah begitu?
Sekarang cobalah lihat orang-orang di sekelilingmu, lihatlah teman-teman dekatmu, siapa di antara mereka yang pantas untuk menyolatkanmu apakah si A atau si B, apakah dia memang pantas menyolatkanmu?
Saudaraku,
Janganlah menutup mata dari realita yang ada dan jangan sumbat telingamu dari nasehat yang berharga. Bisa jadi kenyataan yang ada memang pahit dan nasehat yang akan engkau dengar menyakitkan. Lapangkanlah dadamu semoga Allah Ta’ala memberkahimu.
Saudaraku, kita harus menelan pahitnya permasalahan ini. Karena itu lebih baik dari kita menelan akibatnya di hari kiamat, di mana tak mungkin lagi mengulangi kehidupan di dunia.
Saudaraku,
- Siapa yang akan memandikanmu?
- Siapa yang akan mengafankanmu?
- Siapa yang akan mengangkat kerandamu?
- Siapa yang akan menyolatkanmu?
- Siapa yang akan meletakkanmu di liang lahad?
- Siapa yang akan mendo’akanmu?
- Siapa yang akan berdiri di sisi kuburanmu, berdo’a untukmu agar Allah meneguhkanmu ketika malaikat menanyamu?
Jawablah saudaraku!
Siapa yang akan menangisimu?
- Apakah perokok itu?
- Ataukah orang yang tidak mau tunduk dan sholat kepada Robbnya ini?
- Ataukah orang yang meninggalkan puasa dan zakat ini?
- Ataukah orang yang membiarkan istri dan anak perempuannya bebas berkeliaran di jalanan dan tempat hiburan dengan penampilan yang buruk dan pakaian yang hampir telanjang? Orang yang rela dirinya menjadi seorang Dayyuts?
- Ataukah orang yang bergelimang maksiat dan dosa besar?
- Ataukah orang yang tidak memalingkan pandangannya dari wanita bukan mahrom, memandangnya seakan-akan menelanjanginya dengan matanya?
Saudaraku, siapa orang yang engkau inginkan menangisi kematianmu?
- Apakah temanmu yang mengajakmu ke tempat-tempat minuman keras, ataukah orang yang mengajakmu ke majlis-majlis ilmu?
- Atau orang yang kalau berbicara, tema pembicaraannya denganmu adalah berita-berita artis, bintang film, penari dan penyanyi, serta menyampaikan kepadamu berita-berita cabul dan keji, ataukah orang yang kalau berbicara kepadamu mengatakan,; Allah berfirman .. Rasulullah bersabda?
- Atau orang yang mengajakmu ke tempat hiburan, pantai, sinema dan menghabiskan waktu dengan menonton televisi serta perlombaan-perlombaan ataukah yang mengajakmu ke taman-taman surga?
- Apakah orang yang mengajak atau bersamamu main domino, catur dan tenis ataukah orang yang membukakan untukmu lembaran-lembaran Mushaf Al Qur’an?
Saudaraku
Siapa teman dekat dan sahabat akrabmu? Kami bantu engkau untuk memilih sahabat atau teman yang akan menyolatkan jenazahmu esok.
Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda,
(( لاتصحب إلا مؤمناً ولا يأكل طعامك إلا تقي))
“Janganlah bersahabat kecuali dengan seorang mukmin dan janganlah memakan makananmu kecuali seorang yang bertakwa”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Al Hakim, dihasankan oleh Al Albany, Shohih Al Jami’ no. 7341)
Beliau shollallahu ‘alaihi wasallama juga bersabda,
(( مثل الجليس الصالح والجليس السوء كمثل صاحب المسك وكير الحداد ، لايعدمك من صاحب المسك أن تشتريه أو تجد ريحه ، وكير الحداد يحرق بدنك أو ثوبك أو تجد منه ريحاً خبيثاً))
“Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk itu laksana berteman dengan penjual minyak wanig dan pandai besi. Seorang penjual minyak wangi engkau bisa membeli darinya atau setidaknya mendapatkan aromanya. Sedangkan pandai besi akan membakar badanmu atau pakaianmu atau engkau mendapatkan darinya bau yang tidak sedap”. (HR. Bukhari)
Coba engkau renungkan buah dari persahabatan yang baik dengan orang yang baik di dunia sebelum manfaatnya di akhirat!
Rasul kita shollallahu ‘alaihi wasallama mengisahkan, ada tiga orang dari umat sebelum kalian yang melakukan perjalanan, sehingga mereka terpaksa bermalam di sebuah go’a, tatkala mereka telah memasukinya bebatuan dari atas gunung berjatuhan sehingga menutupi pintu gua. Mereka berkata, ‘Sesungguhnya tidak ada yang akan menyelamatkan kalian dari gua ini kecuali setiap kalian berdo’a kepada Allah dengan amal sholehnya’.
Nabi shollallahu ‘alaihi wasallama menyebutkan di dalam kisah tersebut, bahwasanya orang yang pertama berdo’a dengan amal sholehnya maka terbukalah sedikit pintu gua yang tertutup bebatuan yang longsor itu, akan tetapi mereka belum bisa keluar.
Dan yang kedua berdo’a dengan amal sholehnya, lalu batu yang menutup pintu goa bertambah terbuka namun mereka belum juga bisa keluar darinya.
Dan yang ketiga juga berdo’a dengan amal sholeh maka terbukalah pintu gua tersebut dan merekapun keluar. (kisah ini diriwayatkan oleh Bukhari)
Perhatikan bagaimana persahabatan ini bermanfaat sehingga Allah Ta’ala mengeluarkan semuanya dengan selamat.
Bayangkan saudaraku,
Kalaulah salah seorang dari mereka tidak memiliki kesalehan, niscaya mereka tidak dapat keluar, bahkan bisa jadi semuanya mati, akibat siapa? Akibat maksiat yang seorang itu.
Rasululllah shollallahu ‘alaihi wasallama bersabda,
(( مامن رجل مسلم يموت فيقوم على نجازته اربعون رجلاً لايشركون بالله شيئاًإلا شفعهم الله فيه ))
“Tidaklah seorang muslim wafat, lalu berdiri menyolatkan jenazahnya empat puluh orang yang tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun melainkan Allah jadikan mereka sebagai syafa’at baginya”. (HR. Muslim)
Ini mencakup dua perkara :
Pertama : mereka menjadi syafaat baginya maksudnya tulus berdo’a untuknya memohonkan ampuntan untuknya.
Kedua : mereka adalah orang-orang yang beriman; akidah mereka bersih dari syirik kecil apalagi yang besar.
Saudaraku, kesempatan masih terbentang di hadapanmu.
Tidakkah engkau melihat jenazah dan orang-orang yang berjalan mengiringi di belakangnya, keadaan mereka sama seperti keadaan si mayit. Bukan itu kenyataan yang ada?
Bahkan engkau lihat, orang yang mengantar jenazahmu ini bisa jadi tidak ikut menyolatkanmu, akan tetapi ia menunggu di luar mesjid. Apabila orang selesai menyolatkanmu dia ikut mengangkatmu untuk memasukkanmu ke liang lahad. Bukankah ini realita yang memedihkan yang kita saksikan? Bahkan mungkin engkau sendiri tidak menyolatkan jenazah salah seorang temanmu yang engkau antar.
Mungkin engkau akan mengatakan, lantas apa yang harus aku lakukan? Apa jalan yang harus aku tempuh?
Simaklah kisah berikut ini, yang dikisahkan oleh Nabi kita shollallahu ‘alaihi wasallama, “Dahulu pada masa orang-orang sebelum kalian ada seseorang yang telah membunuh Sembilan puluh sembilah jiwa. Lalu ia bertanya siapa orang yang paling berilmu. Maka ditunjukanlah kepadanya seorang rahib. Ia pun pergi mendatanginya. Ia berkata kepada rabib tersebut, ‘Sesungguhnya aku telah membunuh Sembilan puluh Sembilan jiwa, apakah masih ada taubat untukku? Rahib berkata, ‘Tidak’. Maka ia membunuhnya, genaplah seratus orang dibunuhnya. Kemudian ia menanyakan lagi tentang orang yang paling berilmu (tempatnya bertanya). Ditunjukkanlah kepadanya seorang ‘alim (yang berilmu). Ia mendatanginya dan berkata, ‘Aku telah membunuh seratus orang, apakah masih ada taubat untukku? Ahli ilmu itu menjawab, ‘Ya, siapa yang akan menghalangi antara engkau dengan taubat?! Pergilah ke negeri ini dan ini, sesungguhnya di sana ada orang-orang yang mengibadati Allah, ibadatilah Allah bersama mereka jangan pulang ke kampungmu, sesungguhnya kampungmu itu tempat yang buruk’.
Berangkatlah ia sehingga di pertengahan jalan, Malaikat Maut mendatanginnya, maka malaikat rahmat dan malaikat azab saling berebut untuk membawa ruhnya. Malaikat rahmat berkata, ‘Ia datang kepada kami dengan bertaubat, menghadap Allah dengan hatinya’. Dan malaikat azab berkata, ‘Dia belum melakukan amal kebaikan sama sekalipun’. Maka Allah mengutus seorang malaikat kepada mereka. Dan memerintahkan kedua malaikat itu mengukur jarak antara ke dua tempat tersebut. Ketempat mana jaraknya yang terdekat denganya maka orang itu untuknya. Maka mereka mengukurnya, mereka mendapatkannya lebih dekat ke negeri yang ditujunya, maka malaikat rahmat membawanya”.
Dalam riwayat lain, “Maka Allah mewahyukan kepada bumi yang ditinggalkannya untuk menjauh dan bumi yang akan ditujunya untuk mendekat”. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Baihaqy dan Ibnu Majah)
Saudaraku, inilah berkah keta’atan, berkah bersegera bertaubat.
Dari kisah ini kita petik pelajaran berharga, bahwasanya disukai bagi seorang yang bertaubat meninggalkan tempat-tempat dia dulu melakukan perbuatan dosa, dan teman-teman yang dulu membantunya berbuat maksiat, serta memutus persahabatan dengan mereka selama mereka tidak berobah masih bergelimang lumpur maksiat. Dan hendaklah ia menggantikan mereka dengan berteman dengan orang-orang yang baik dan sholeh, serta ahli ilmu dan ibadah, dan orang-orang yang bisa dijadikan teladan serta berteman dengan mereka mendatangkan manfaat dunia dan akhirat.
Allah Ta’ala memrintahkan kita bertaubat dan kembali kepadaNya,
﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأنهار ﴾ [اتحريم:8].
Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuhah, mudah-mudahan Robb kamu mengampuni dosa-dosa kamu dan memasukkan kamu ke dalam surge-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai”.
Dari sekarang saudaraku, jangan tutup halaman ini kecuali engkau telah menutup lembahan-lembaran masa lalumu. Untuk membuka lembaran-lembaran baru yang putih bersih ..awal jalanmu menuju Allah, jalan menuju ridhoNya, jalan menuju Daarus Salam.
﴿ وَاللّهُ يَدْعُو إِلَى دَارِ السَّلاَمِ وَيَهْدِي مَن يَشَاء إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴾ [يونس : 25]
Artinya, “Dan Allah menyerumu kepada Daarus Salam dan menunjuki orang-orang yang dikehendakiNya kepada jalan yang lurus”.
Ya Allah, tunjukilah kami kepada jalanMu yang lurus, dan kumpulkanlah kami kelak di hari kiamat bersama para nabi, orang-orangh yang shiddiq, orang-orang yang mati syahir dan orang-orang yang sholeh, merekalah sebaik-sebaik teman, Allahumma Aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)



